Teken MoU, Kemenag Medan dan RS Siloam Perkuat Pendampingan Rohani Pasien

Medan (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Medan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan RS Siloam terkait pelaksanaan bimbingan kerohanian Kristen bagi pasien dan keluarga di lingkungan rumah sakit. Kerja sama ini diinisiasi oleh Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kemenag Medan sebagai upaya memperkuat layanan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di ruangan kepala kantor, Senin (16/3/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, perwakilan pihak RS Siloam yakni Pratiwi Pasaribu selaku Head of Marketing dan Andreas Manik selaku Account Executive Corporate, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Maruli Tua Hasugian, M.Pd.K, Koordinator Umum dan Humas Ibdatul Akmalia, S.Pd serta Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan Marthin Nainggolan, S.Pd.K.

Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pelayanan bimbingan kerohanian bagi pasien yang membutuhkan pendampingan rohani selama menjalani perawatan di rumah sakit. Melalui program ini, penyuluh Kristen dari Kemenag Medan akan berperan dalam memberikan pembinaan, penguatan iman, serta dukungan spiritual kepada pasien dan keluarganya.

Dalam sambutannya, Impun Siregar menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai bahwa pelayanan kerohanian merupakan bagian penting dalam memberikan dukungan moral dan spiritual bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi kondisi kesehatan.

“Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat. Pendampingan rohani sangat dibutuhkan, terutama bagi pasien yang sedang menjalani perawatan, agar mereka tetap memiliki kekuatan iman dan pengharapan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi antara Kemenag Medan dan RS Siloam dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa pelayanan keagamaan di ruang-ruang publik, termasuk di fasilitas kesehatan, merupakan bagian dari upaya menghadirkan ketenangan spiritual bagi masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi sarana pelayanan yang membawa ketenangan dan penguatan rohani bagi pasien serta keluarga yang mendampingi. Kemenag Medan siap mendukung berbagai program pembinaan keagamaan demi terwujudnya masyarakat yang rukun dan harmonis,” tambahnya.

Sementara itu, Maruli Tua Hasugian menyampaikan bahwa program bimbingan kerohanian ini merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam memperluas pelayanan keagamaan di berbagai sektor, termasuk di lingkungan fasilitas kesehatan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemenag Medan dan RS Siloam, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kerja sama kedua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *