Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Hekdi Jojada Sinaga, S.Fil., memberikan penyuluhan kepada kelompok misdinar (putra dan putri altar) di Gereja Katolik Stasi Santo Yohanes Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, pada Sabtu (11/04/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 35 orang misdinar yang aktif dalam pelayanan liturgi gereja. Penyuluhan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta meningkatkan kualitas pelayanan mereka di altar.
Dalam kesempatan tersebut, Hekdi Jojada Sinaga menyampaikan materi mengenai “Spiritualitas Misdinar” yang menekankan pentingnya kedalaman iman, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan. Ia juga mengingatkan bahwa menjadi misdinar merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran perayaan liturgi.

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui sesi tanya jawab dan refleksi bersama. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, yang diharapkan mampu menumbuhkan semangat pelayanan yang lebih baik.
Hekdi menekankan bahwa pembinaan seperti ini penting untuk membentuk karakter kelompok misdinar agar semakin matang secara rohani dan mampu menjadi teladan di tengah komunitas. “Misdinar dipanggil untuk melayani dengan hati yang tulus dan penuh iman,” ujarnya.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan kelompok misdinar semakin memahami makna pelayanan yang mereka jalankan serta mampu menghayati spiritualitas dalam setiap tugas, sehingga pelayanan di gereja dapat berlangsung dengan lebih khidmat dan bermakna.

