Medan (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan, H. Ramlan, S.Ag., M.A., menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Jalan Mustafa No. 1 Kampung Dadap, Medan, Jumat (12/06/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar dan remaja dengan tujuan memberikan pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta membekali generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern.
Dalam pemaparannya, H. Ramlan menekankan pentingnya memperdalam iman dan takwa sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai bentuk kenakalan remaja yang marak terjadi saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, perjudian daring (judi online), dan berbagai perilaku negatif lainnya.
Menurutnya, generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dipersiapkan menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Iman dan takwa adalah fondasi utama dalam kehidupan seorang remaja. Jika iman kuat, maka mereka akan memiliki kemampuan untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk serta mampu menjauhi berbagai perilaku yang merusak masa depan,” ujar H. Ramlan.
Lebih lanjut, ia mengajak para pelajar untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan yang bermanfaat dan produktif. Ia menegaskan bahwa masa remaja merupakan periode emas untuk mengembangkan potensi diri, menimba ilmu, serta melatih kemampuan kepemimpinan.
“Isi masa muda dengan belajar yang sungguh-sungguh, menggali kreativitas, mengembangkan bakat, dan aktif dalam organisasi yang positif. Pengalaman berorganisasi akan melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan yang sangat dibutuhkan di masa depan,” jelasnya.
Selain itu, H. Ramlan juga mengingatkan pentingnya sikap hormat dan patuh kepada orang tua serta guru sebagai bagian dari adab yang diajarkan dalam Islam. Menurutnya, keberkahan ilmu dan kesuksesan seseorang tidak terlepas dari doa serta ridha orang tua dan guru.
“Jangan pernah melupakan jasa orang tua dan guru. Hormati mereka, patuhi nasihat yang baik, karena dari merekalah kita mendapatkan pendidikan, bimbingan, dan doa yang menjadi jalan menuju kesuksesan,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak para remaja untuk memiliki kepedulian terhadap sesama dan membiasakan diri membantu orang-orang yang membutuhkan. Sikap empati dan kepedulian sosial, katanya, merupakan salah satu ciri generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Menutup materinya, H. Ramlan memberikan motivasi kepada para peserta agar memiliki mental yang kuat dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
“Jangan lemah ketika dikritik dan jangan bangga diri ketika dipuji. Jadikan kritik sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki diri, dan jadikan pujian sebagai motivasi untuk terus berbuat lebih baik tanpa merasa paling hebat,”tegasnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan remaja di era digital. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, berprestasi, serta mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat.

