Medan (Humas) — Suasana haru dan kebanggaan mewarnai pelaksanaan Wisuda Tahfiz dan Pelepasan Siswa Kelas VI MIS Islamic Center Insan Cendekia yang digelar pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen bersejarah karena menandai pelepasan angkatan pertama sekaligus menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang unggul dalam bidang akademik, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.
Acara yang dihadiri orang tua, guru, dan para undangan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Selain menjadi ajang apresiasi atas capaian para siswa, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui selama enam tahun di bangku madrasah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Medan, Yose Rizal, yang menyampaikan apresiasi atas keberhasilan MIS Islamic Center Insan Cendekia dalam melaksanakan program pendidikan yang mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, wisuda tahfiz merupakan bentuk penghargaan terhadap kerja keras para siswa dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus hasil kolaborasi yang baik antara madrasah, guru, dan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan anak.
“Wisuda tahfiz dan pelepasan angkatan pertama ini merupakan momentum yang sangat istimewa. Ini bukan hanya tentang keberhasilan menyelesaikan pendidikan di tingkat dasar, tetapi juga tentang lahirnya generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Kami mengapresiasi seluruh civitas MIS Islamic Center Insan Cendekia yang telah berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Yose Rizal.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan melepas angkatan pertama merupakan capaian yang patut dibanggakan karena menunjukkan konsistensi madrasah dalam menjalankan visi pendidikan Islam yang holistik, yaitu membentuk peserta didik yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual.
“Pendidikan madrasah tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Ketika anak-anak tumbuh bersama Al-Qur’an, maka mereka akan memiliki pondasi moral yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan,” lanjutnya.
Yose Rizal juga berpesan kepada para lulusan agar terus menjaga semangat belajar dan mempertahankan kebiasaan baik yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di madrasah, terutama dalam menjaga hafalan Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Anak-anak yang hari ini diwisuda adalah generasi harapan bangsa. Teruslah belajar, menjaga hafalan, menghormati orang tua dan guru, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk meraih masa depan yang gemilang dan penuh keberkahan,” pesannya.
Prosesi wisuda tahfiz menjadi salah satu momen yang paling menyentuh dalam kegiatan tersebut. Para siswa menerima penghargaan atas capaian hafalan Al-Qur’an yang telah diraih, disaksikan dengan penuh kebanggaan oleh orang tua dan keluarga. Tidak sedikit hadirin yang tampak terharu melihat hasil perjuangan para siswa selama mengikuti program tahfiz di madrasah.
Pelepasan angkatan pertama MIS Islamic Center Insan Cendekia juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan lembaga pendidikan tersebut. Keberhasilan meluluskan angkatan perdana menjadi bukti bahwa madrasah terus berkembang dan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat mencintai Al-Qur’an, budaya berprestasi, serta nilai-nilai keislaman terus tumbuh dan mengakar di lingkungan madrasah. Dengan demikian, MIS Islamic Center Insan Cendekia diharapkan mampu terus melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan berlandaskan iman dan takwa.

