Penyuluh Kristen KUA Medan Sunggal, Hadir Membawa Penguatan Rohani bagi Pasien RSU Pirngadi Medan

Medan (Humas) – Tim Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan rohani bagi pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr. Pirngadi, Jl. Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan iman, penghiburan, serta motivasi bagi para pasien yang sedang menjalani rawat inap medis.

Dalam aksi sosial dan spiritual ini, Sindar Purba, S.Th., M.Pd sebagai pembicara dengan membawakan materi bimbingan berjudul “Mari Berpikir Positif”. Dalam penyampaiannya, Sindar menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan pikiran yang bersih sebagai bagian integral dari proses penyembuhan fisik.

Pikiran yang positif adalah obat alami yang Tuhan berikan kepada kita. Ketika fisik kita lemah, iman dan cara pandang kita harus tetap kuat dan optimis,” ujar Sindar Purba di hadapan para pasien. Sebagai dasar penguatan firman Tuhan, tim penyuluh menyertakan nats Alkitab dari Amsal 17:22, yang berbunyi: “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.”

Nats ini menjadi pengingat bagi seluruh pasien bahwa kedamaian hati dan pikiran yang positif memiliki dampak nyata bagi pemulihan tubuh. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri secara penuh oleh tim Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal yang terdiri dari:

  1. Sindar Purba, S.Th., M.Pd
  2. Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K
  3. Risdawati Berutu, M.Pd.K
  4. Torang Berutu, S.Th., M.Pd.
  5. Jetty Ditanggang, S.Th., M.Pd

Kehadiran tim penyuluh disambut hangat dan didampingi langsung oleh Koordinator Instalasi Rawat Inap RSU Pirngadi beserta para medis yang sedang berjaga di ruangan. Pihak rumah sakit mengapresiasi langkah KUA Medan Sunggal yang dinilai sangat membantu psikologis pasien agar tidak putus asa dalam menghadapi penyakit.

Melalui kegiatan rutin seperti ini, KUA Medan Sunggal berharap kehadiran penyuluh agama dapat terus menjadi perpanjangan tangan kedamaian dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan topangan spiritual dan kegiatan diakhiri dengan Doa (SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *