Medan (Humas) — Dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan serta memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan generasi yang berakhlak mulia, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, H. Abdullah Hakim, memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim Al Karimah pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak Wanita Salehah di Bulan Muharram: Membangun Keluarga yang Penuh Berkah.”
Dalam penyampaiannya, Abdullah Hakim mengajak para jamaah untuk menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan dengan meneladani akhlak wanita salehah. Menurutnya, wanita memiliki peran strategis dalam membentuk karakter keluarga dan menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya.
Ia menjelaskan bahwa sosok wanita salehah tidak hanya dikenal karena ketekunan dalam beribadah, tetapi juga karena kemampuannya menjaga kehormatan diri, mendidik keluarga dengan penuh kasih sayang, serta menjadi teladan dalam akhlak dan perilaku sehari-hari. Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah sangat dipengaruhi oleh kualitas akhlak dan keteladanan yang ditunjukkan seorang ibu dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, bulan Muharram merupakan waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat komitmen dalam menjalankan ajaran Islam, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota keluarga. Semangat hijrah yang terkandung dalam bulan Muharram, kata dia, harus diwujudkan dalam bentuk perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik.
“Bulan Muharram merupakan momentum yang tepat untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Bagi kaum perempuan, hijrah itu dapat diwujudkan dengan meningkatkan kualitas ibadah, menjaga akhlak, memperkuat keimanan, serta menjalankan peran sebagai ibu dan pendidik dalam keluarga dengan sebaik-baiknya,” ujar Abdullah Hakim.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keluarga yang penuh keberkahan tidak dibangun semata-mata dengan kecukupan materi, melainkan melalui ketakwaan kepada Allah SWT, hubungan yang harmonis antaranggota keluarga, serta kebiasaan menghidupkan nilai-nilai agama di dalam rumah. Menurutnya, keluarga yang senantiasa menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan dan dinamika kehidupan.
“Keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah lahir dari rumah yang dihiasi dengan ibadah, saling menghormati, saling mendukung dalam kebaikan, dan menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup. Dari keluarga seperti inilah akan lahir generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah,” tambahnya.
Abdullah Hakim juga mengingatkan para jamaah agar tidak menyia-nyiakan bulan Muharram yang merupakan salah satu bulan mulia dalam Islam. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga melalui pendidikan agama yang dimulai dari rumah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme yang tinggi dari para jamaah MT. Al Karimah. Selain menyimak materi yang disampaikan, peserta juga aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan nilai-nilai keislaman semakin tertanam dalam kehidupan keluarga sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

