Medan (Humas). Penyuluh Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Roni Antonius Sitanggang, S.Fil., memimpin ibadat keluarga dan pendalaman Sabda bersama anggota Punguan Ompu Jahoras Sitanggang Upar Kota Medan yang dilaksanakan pada Minggu (28/06/2026) di kediaman keluarga S. Sitanggang/E. br. Sihotang. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, iman, dan kebersamaan sebagai wadah mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkokoh kehidupan rohani seluruh anggota punguan.
Dalam kesempatan tersebut, pendalaman Sabda mengangkat bacaan Injil Matiusl 10:37–42 yang mengajak umat untuk mengutamakan Kristus di atas segala sesuatu, berani memikul salib, serta menghayati kasih melalui tindakan nyata kepada sesama. Melalui renungan yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa menjadi murid Kristus berarti menempatkan kehendak Allah sebagai prioritas utama dalam setiap aspek kehidupan tanpa mengabaikan kasih terhadap keluarga.
Suasana pendalaman Sabda semakin hidup melalui sesi berbagi pengalaman iman. Para peserta mengungkapkan berbagai tantangan dalam mempertahankan kesetiaan kepada Tuhan di tengah kesibukan pekerjaan, tanggung jawab keluarga, maupun kehidupan sosial. Melalui kebersamaan tersebut, setiap anggota saling menguatkan dan mendorong satu sama lain agar tetap teguh menghidupi nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjadi sarana pembinaan iman, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota Punguan Ompu Jahoras Sitanggang Upar Kota Medan. Kehangatan dan sukacita tampak dalam kebersamaan selama ibadat hingga ramah tamah, mencerminkan semangat persatuan, solidaritas, dan kasih yang terus dipelihara dalam kehidupan komunitas.
Roni Antonius Sitanggang berharap kegiatan serupa terus menjadi bagian dari kehidupan umat agar iman semakin bertumbuh dan diwujudkan dalam tindakan nyata. “Ketika Kristus menjadi prioritas utama dalam hidup, setiap keluarga akan semakin kuat dalam iman, bersatu dalam kasih, dan menjadi saksi Injil melalui pelayanan kepada sesama,” ujar Roni Antonius Sitanggang

