Medan (Humas) — Dalam upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Helvetia, H. Tamrin Butar-Butar, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan (Bimluh) pada Arisan Haji Mukarramah yang berlangsung di Pondok Surya, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para jamaah dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Tamrin menyampaikan materi tentang keutamaan silaturahmi sebagai salah satu ajaran penting dalam Islam yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak para jamaah untuk mempererat hubungan persaudaraan, baik dengan keluarga, tetangga, maupun sesama anggota masyarakat.
Menurutnya, silaturahmi bukan hanya memperkuat ikatan sosial, tetapi juga menjadi amalan yang mendatangkan keberkahan hidup. Melalui hubungan yang baik antarsesama, suasana harmonis dan saling mendukung dapat terwujud di tengah masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Tamrin menegaskan bahwa menjaga silaturahmi merupakan perintah agama yang memiliki banyak keutamaan. Menurutnya, hubungan yang terjalin dengan baik antarsesama manusia akan memperkuat persatuan umat serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kepedulian.
“Silaturahmi adalah amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Selain mempererat ukhuwah dan menumbuhkan rasa kasih sayang, silaturahmi juga menjadi sebab dilapangkannya rezeki dan dipanjangkannya umur sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW. Karena itu, jangan sampai hubungan persaudaraan terputus hanya karena perbedaan pendapat atau persoalan duniawi,” ujar Tamrin.
Ia menjelaskan bahwa silaturahmi memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Menurutnya, banyak persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik, saling memahami, dan menjaga hubungan yang dilandasi rasa hormat serta kepedulian.
“Di era sekarang, menjaga silaturahmi semakin mudah. Namun kemudahan itu harus digunakan untuk memperkuat persaudaraan, bukan justru menimbulkan perselisihan. Mari jadikan silaturahmi sebagai sarana memperkokoh persatuan dan membangun masyarakat yang rukun serta penuh kepedulian,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tamrin mengajak jamaah untuk menjadikan majelis taklim dan kelompok pengajian sebagai wadah mempererat hubungan antarsesama muslim. Ia menekankan bahwa kebersamaan dalam kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan semangat saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Bimluh tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan mendapat antusiasme dari para peserta Arisan Haji Mukarramah. Para jamaah mengikuti penyampaian materi dengan baik serta aktif berdiskusi mengenai berbagai cara menjaga silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan terjaganya silaturahmi di tengah masyarakat, diharapkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah semakin kokoh, sehingga mampu melahirkan lingkungan yang damai, saling menghargai, dan bersama-sama membangun kehidupan yang penuh keberkahan serta kemaslahatan.

