Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Indah Fredyanto Manik, melaksanakan kegiatan bimbingan rohani bagi personel Polsek Medan Timur pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual, integritas, dan moral dalam pelaksanaan tugas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.
Bimbingan rohani berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan diikuti oleh personel Polsek Medan Timur. Kegiatan diisi dengan penyampaian firman Tuhan, doa bersama, serta refleksi rohani yang mengajak peserta untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam menjalankan tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam materinya, Indah Fredyanto Manik mengingatkan bahwa setiap aparatur negara memiliki tanggung jawab tidak hanya secara profesional, tetapi juga secara moral dan spiritual. Menurutnya, iman yang kuat akan menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang adil, jujur, dan penuh kasih kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Indah Fredyanto Manik menyampaikan bahwa pembinaan rohani memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang beriman, berintegritas, dan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual menjadi bekal yang sangat dibutuhkan oleh setiap personel kepolisian agar tetap teguh dalam menjalankan tugas, menghadapi berbagai tantangan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Melalui bimbingan rohani ini, kami ingin mengajak seluruh personel untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap pelaksanaan tugas. Ketika iman menjadi dasar dalam bekerja, maka setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan dilandasi kejujuran, tanggung jawab, kasih, dan integritas,” ujar Indah Fredyanto Manik.
Ia menambahkan bahwa tantangan tugas sebagai anggota kepolisian membutuhkan kekuatan mental dan spiritual yang terus dipelihara. Oleh karena itu, pembinaan keagamaan secara rutin menjadi salah satu upaya untuk menjaga semangat pengabdian sekaligus memperkuat karakter personel.
“Bimbingan rohani bukan hanya memberikan pemahaman tentang firman Tuhan, tetapi juga menjadi ruang refleksi agar setiap personel mampu menjalankan tugas dengan hati yang tulus, bijaksana, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para personel Polsek Medan Timur semakin termotivasi untuk mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat penegak hukum. Sinergi antara Kementerian Agama Kota Medan dan Kepolisian diharapkan terus terjalin dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia.

