Medan (Humas) – Komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat terus diwujudkan melalui peran aktif para penyuluh agama. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan PA Ceria yang dilaksanakan bagi anak-anak dan orang tua di kawasan pinggiran rel kereta api, Jalan PJKA Pasar IV Rel, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendorong keterlibatan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan, Sridepi Debataraja. Melalui pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, ia mengajak anak-anak dan orang tua untuk menjadikan keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai kasih, kejujuran, tanggung jawab, serta semangat belajar.
Dalam penyampaiannya, Sridepi Debataraja menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi yang perlu didukung melalui kasih sayang, perhatian, dan pendampingan dari orang tua maupun lingkungan sekitar. Menurutnya, pembinaan karakter yang dimulai dari keluarga akan menjadi fondasi penting bagi masa depan anak.
“Anak-anak adalah anugerah Tuhan yang harus dibimbing dengan kasih. Ketika orang tua hadir mendampingi, memberikan teladan yang baik, dan terus menguatkan mereka dalam iman, anak-anak akan memiliki semangat untuk belajar, percaya diri, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih baik,” ujar Sridepi Debataraja.
Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi harus dimulai dari keluarga melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari.
“Jangan pernah lelah mendampingi anak-anak. Luangkan waktu untuk mendengarkan mereka, mengajarkan firman Tuhan, dan membangun komunikasi yang baik dalam keluarga. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang memiliki iman, karakter, dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Melalui kegiatan PA Ceria ini, penyuluh agama diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, penyuluh agama diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai spiritual, membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, serta menumbuhkan semangat, kepedulian, dan harapan di tengah masyarakat.

