Medan (Humas) – Komitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan bimbingan rohani yang dilaksanakan di Panti Asuhan Cinta Karunia, Jalan Pantai Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat hidup yang positif bagi anak-anak panti asuhan.
Bimbingan rohani tersebut dihadiri oleh Penyuluh Agama Kristen, Sridepi Debataraja dan Mawarty, yang memberikan penguatan iman sekaligus motivasi kepada anak-anak agar terus bertumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, memiliki pengharapan, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan mengandalkan Tuhan.
Dalam penyampaiannya, Sridepi Debataraja mengajak anak-anak panti untuk tidak pernah kehilangan harapan serta menjadikan kasih Tuhan sebagai kekuatan dalam menjalani kehidupan. Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi dan masa depan yang baik apabila terus bertumbuh dalam iman, tekun belajar, serta memiliki karakter yang mencerminkan kasih Kristus di tengah kehidupan sehari-hari.
“Tidak ada keadaan yang mampu membatasi masa depan seseorang ketika ia tetap percaya kepada Tuhan. Teruslah belajar, berbuat baik, menghormati orang lain, dan jadikan setiap pengalaman sebagai kesempatan untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Sridepi Debataraja.
Senada dengan itu, Mawarty mengingatkan bahwa setiap anak memiliki nilai yang berharga di hadapan Tuhan dan dipanggil untuk menjadi berkat di mana pun berada. Ia mengajak anak-anak untuk terus memelihara iman, menjaga sikap, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tantangan, karena Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah orang yang berharap kepada-Nya.
“Jangan pernah merasa sendiri atau minder dengan keadaan yang ada. Tuhan mengasihi setiap kita tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, tetaplah memiliki semangat, rajin belajar, menjaga sikap, dan terus bertumbuh dalam iman agar kelak menjadi generasi yang membawa terang bagi lingkungan sekitar,” tutur Mawarty.
Melalui kegiatan bimbingan rohani ini, diharapkan anak-anak Panti Asuhan Cinta Karunia semakin memiliki keteguhan iman, karakter yang baik, serta semangat untuk meraih masa depan yang lebih cerah. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat juga diharapkan terus menjadi ruang pembinaan yang memberikan manfaat nyata, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan kepedulian dan harapan bagi mereka yang membutuhkan pendampingan.

