Medan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., meresmikan Kelas Digital MAPN 4 Medan sebagai salah satu program unggulan dalam mendukung transformasi pendidikan madrasah di era digital. Peresmian yang dilaksanakan di lingkungan MAPN 4 Medan, Senin (13/07/2026), menjadi tonggak penting dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., M.M., Kepala MAPN 4 Medan Dr. Syarifuddin, M.Pd., Pengawas Madrasah Nur Edy, para kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik MAPN 4 Medan.

Peresmian Kelas Digital ditandai dengan penekanan tombol peluncuran dan penandatanganan prasasti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, yang disambut antusias oleh seluruh peserta. Program ini diharapkan menjadi inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat literasi digital, serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan identitas madrasah.
Dalam sambutannya, H. Impun Siregar menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan sebuah keniscayaan yang harus direspons oleh dunia pendidikan. Oleh karena itu, madrasah dituntut untuk terus berinovasi agar mampu melahirkan generasi yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing.
“Peresmian Kelas Digital ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan perkembangan zaman. Madrasah tidak boleh tertinggal dalam pemanfaatan teknologi. Namun yang paling penting, kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan akhlak, karakter, dan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Kakan menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar menghadirkan perangkat teknologi di ruang kelas, tetapi juga membangun budaya belajar yang kreatif, inovatif, dan kolaboratif.
“Kami berharap Kelas Digital MAPN 4 Medan mampu menjadi model pembelajaran yang melahirkan generasi yang cakap digital, unggul dalam prestasi, menguasai bahasa asing, serta tetap menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Inilah wajah madrasah masa depan yang kita cita-citakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala MAPN 4 Medan Syarifuddin menyampaikan bahwa peluncuran Kelas Digital merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kelas Digital ini kami hadirkan sebagai ruang belajar yang inovatif untuk membangun budaya pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan berbasis teknologi. Kami ingin peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, literasi digital, komunikasi global, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Kelas Digital akan didukung dengan peningkatan kompetensi guru agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Medan H. Yose Rizal mengapresiasi inovasi yang dilakukan MAPN 4 Medan dalam menghadirkan layanan pendidikan berbasis digital.
“Transformasi digital di madrasah harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kehadiran Kelas Digital menjadi bukti bahwa madrasah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus tetap mempertahankan ciri khasnya sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak,” ujarnya.
Melalui peluncuran Kelas Digital ini, diharapkan MAPN 4 Medan semakin memperkuat posisinya sebagai madrasah yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing. Program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, modern, dan mampu mencetak generasi emas Indonesia yang berilmu, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan era digital.

