MTsN 1 Medan Gelar Workshop MGMP Deep Learning dan KBC

Medan (Humas)MTsN 1 Medan menggelar Workshop Peningkatan Kualitas Melalui Program MGMP Guru Tahun 2026 dengan mengusung tema “Penguatan Pendekatan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam Menciptakan Pembelajaran Bermakna”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Gedung Aula Erlangga, Jalan Sisingamangaraja No. 5 Km 10.5 Medan. Workshop ini diikuti oleh seluruh guru MTsN 1 Medan dengan antusias tinggi sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah, serta doa bersama sebelum memasuki rangkaian acara inti.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Yose Rizal, S.Ag, MM., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak madrasah yang telah menginisiasi kegiatan ini dengan menggandeng Penerbit Erlangga sebagai mitra kerja sama. Yose Rizal juga menegaskan bahwa dari delapan Asta Protas Kementerian Agama, empat di antaranya berada di lingkungan madrasah, sehingga peran madrasah menjadi sangat strategis dalam mewujudkan program tersebut. “Untuk itu mari bapak ibu kita ikuti kegiatan ini dengan baik serta kita wujudkan dan kita terapkan KBC ini di madrasah sehingga kita tidak tertinggal dari sekolah lainnya,” ujar Yose Rizal.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh seluruh guru agar dapat lebih memahami implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan pendekatan deep learning di dalam kelas. Ia berharap para guru dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara nyata dalam proses pembelajaran sehari-hari. “Semoga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan khususnya di MTsN 1 Medan dan membawa dampak positif bagi kita semua,” tutur Syakhrim. Ia juga mengajak seluruh guru untuk terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi demi kemajuan pendidikan madrasah.
Ketua panitia sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Sartika Anggraini, S.Pd., menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya workshop ini adalah untuk memperkuat kompetensi dan praktik pembelajaran guru serta mengajak guru menghadirkan proses pembelajaran yang dapat dipahami secara mendalam, berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Ia menambahkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta mengingatkan bahwa pendidikan bukan hanya sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga membangun cinta, akhlak mulia, dan nilai kemanusiaan dalam diri peserta didik maupun pendidik itu sendiri. “Oleh karena itu kami berharap melalui kegiatan ini kita semua tidak berhenti pada pemahaman konsep saja, tetapi hadir ke dalam kelas membawa pembelajaran yang lebih bermakna, berkesadaran, dan penuh dengan cinta,” ungkap Sartika. Harapannya, seluruh guru dapat mengimplementasikan hasil workshop ini secara berkelanjutan di ruang kelas masing-masing.
Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, hadir Pengawas MTsN 1 Medan, Dra. Nur Amni Zaida, M.Pd., yang menyampaikan materi berjudul “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah”. Selain itu, materi kedua bertajuk “Mengajar dengan Hati, Membelajarkan dengan Makna: Implementasi Pembelajaran Mendalam” disampaikan oleh Nur Kholila Harahap, S.Pd, MA. Kedua materi ini memberikan wawasan mendalam bagi para guru mengenai cara menghadirkan pembelajaran yang lebih humanis dan bermakna di kelas. Kegiatan workshop ini berlangsung lancar dari awal hingga akhir dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh guru MTsN 1 Medan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *