Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota, Ust. Imam Pratomo, M.H.I., turut berpartisipasi dalam kegiatan Dai Cilik TVRI Sumatera Utara Tahun 2026 dengan mewakili Bumi Hijaz Darussalam Tour and Travel. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan generasi muda agar memiliki keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
Kegiatan Dai Cilik TVRI Sumatera Utara menjadi salah satu wadah positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dalam bidang dakwah. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diberikan kesempatan untuk tampil dan berbicara di depan publik, tetapi juga belajar menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan bahasa yang sederhana, santun, edukatif, dan sesuai dengan perkembangan usia mereka.
Imam Pratomo menyampaikan bahwa pembinaan dai sejak usia dini memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi penerus yang tidak hanya memiliki kemampuan berbicara, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kegiatan seperti Dai Cilik dapat menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak.
“Dakwah tidak hanya tentang kemampuan berbicara di depan orang banyak, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai yang disampaikan dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pembinaan sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang berilmu, percaya diri, santun, dan memiliki akhlak yang baik,” ujar Imam.
Sebagai Penyuluh Agama Islam ASN KUA Kecamatan Medan Kota, Imam menilai keterlibatannya dalam kegiatan tersebut juga sejalan dengan tugas penyuluh agama dalam memberikan edukasi dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Menurutnya, anak-anak perlu mendapatkan ruang yang cukup untuk mengenal dakwah dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia mereka, sehingga pesan-pesan keislaman dapat diterima secara positif.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Mereka perlu kita dampingi agar tumbuh dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an, ilmu agama, dan nilai-nilai akhlak. Ketika sejak kecil mereka dibiasakan menyampaikan kebaikan, insyaallah akan tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Keikutsertaan Bumi Hijaz Darussalam Tour and Travel dalam kegiatan Dai Cilik TVRI Sumatera Utara juga menunjukkan dukungan pihak terkait terhadap kegiatan pembinaan keagamaan dan pengembangan bakat anak. Kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan positif semacam ini dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi mereka.
TVRI Sumatera Utara sebagai lembaga penyiaran publik juga memiliki peran strategis dalam menghadirkan program-program yang memberikan nilai edukasi dan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran kegiatan Dai Cilik diharapkan dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan komunikasi sekaligus memperkenalkan dakwah yang ramah, santun, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Imam berharap kegiatan Dai Cilik tidak berhenti pada ajang penampilan semata, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Ia mengajak orang tua, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, serta berbagai pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada anak-anak yang memiliki minat dan bakat dalam bidang dakwah.
“Yang kita harapkan bukan hanya anak-anak yang pandai tampil, tetapi juga anak-anak yang memiliki karakter dan akhlak mulia. Semoga kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an, memahami ajaran Islam, serta berani menyampaikan pesan kebaikan dengan cara yang bijaksana,” ungkapnya.
Melalui semangat “Dakwah Sejak Dini, Generasi Qurani dan Berakhlak Mulia”, kegiatan Dai Cilik TVRI Sumatera Utara Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi penerus dakwah yang percaya diri, berilmu, santun, kreatif, dan inspiratif. Dukungan terhadap kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak mulia kepada generasi muda sejak usia dini.

