MIN 5 Medan Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 di Kecamatan Medan Belawan

Medan (Humas)-Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Kota Medan turut berpartisipasi dalam Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kantor Camat Medan Belawan, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan semangat “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.” Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang, perlindungan, pendidikan, serta pemenuhan hak-hak anak. Dalam kegiatan tersebut, berbagai sekolah turut ambil bagian dengan menampilkan kreativitas dan kemampuan peserta didiknya. MIN 5 Kota Medan hadir dengan mengikutsertakan siswa dalam lomba yang mengedepankan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi dan keberanian mereka.

Salah satu perlombaan yang diikuti oleh peserta didik MIN 5 Kota Medan adalah lomba memanfaatkan barang bekas menjadi baju. Perlombaan ini mengajak anak-anak untuk mengolah berbagai barang yang sudah tidak terpakai menjadi busana yang kreatif dan menarik. Kegiatan tersebut tidak hanya mengasah kemampuan seni dan kreativitas siswa, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Melalui pemanfaatan barang bekas, siswa diajak untuk melihat bahwa sesuatu yang dianggap tidak berguna masih dapat diolah menjadi sebuah karya bernilai. Proses tersebut juga melatih anak untuk berpikir kreatif, inovatif, dan berani menuangkan ide. Semangat menjaga lingkungan sekaligus berkarya menjadi salah satu nilai positif yang ditanamkan melalui perlombaan tersebut.

MIN 5 Kota Medan mengikutsertakan dua peserta didik dalam perlombaan tersebut, yaitu Elis dari kelas 3A dan Suci Arbayni dari kelas 5A. Kedua siswa tersebut tampil membawa hasil kreativitas masing-masing dalam memanfaatkan barang bekas menjadi sebuah busana. Dengan penuh semangat, keduanya mengikuti rangkaian kegiatan dan berusaha memberikan penampilan terbaik. Keikutsertaan Elis dan Suci menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk belajar tampil di hadapan banyak orang. Selain itu, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan peserta didik dari sekolah lainnya. Keberanian kedua siswa tersebut patut diapresiasi karena mereka telah menunjukkan semangat untuk belajar, berkreasi, dan berkompetisi secara positif.

Dalam perlombaan tersebut, Suci Arbayni, siswi kelas 5A MIN 5 Kota Medan, berhasil meraih Juara Harapan 1. Prestasi tersebut diraih setelah Suci menampilkan busana hasil kreativitas yang dibuat dengan memanfaatkan barang bekas. Suci mampu menunjukkan ide kreatif dan keberanian saat memperagakan hasil karyanya di hadapan dewan juri. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Suci, keluarga, guru, dan seluruh keluarga besar MIN 5 Kota Medan. Meskipun belum meraih juara utama, keberhasilan mendapatkan Juara Harapan 1 merupakan pencapaian yang patut disyukuri. Prestasi tersebut sekaligus membuktikan bahwa siswa madrasah mampu berkompetisi dan menghasilkan karya kreatif di tingkat kecamatan.

Kepala MIN 5 Kota Medan, Sri Darmawati, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keikutsertaan Elis dan Suci dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Peringatan Hari Anak Nasional merupakan kesempatan yang sangat baik bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri. “Kami sangat mengapresiasi semangat Elis dan Suci yang telah berani tampil membawa nama MIN 5 Kota Medan dalam kegiatan Hari Anak Nasional ini. Terlebih lagi, Suci berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam lomba pemanfaatan barang bekas menjadi baju, tentu ini menjadi kebanggaan bagi madrasah,” ujar Sri Darmawati. Ia menambahkan bahwa keberanian anak untuk mengikuti perlombaan merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter. “Prestasi bukan hanya tentang mendapatkan juara, tetapi juga tentang keberanian untuk mencoba, proses belajar, dan pengalaman yang diperoleh anak,” lanjutnya.

Sri Darmawati berharap prestasi yang diraih Suci dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki. Ia juga memberikan apresiasi kepada Elis yang telah berani mengikuti perlombaan dan membawa nama baik madrasah. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang berbeda sehingga madrasah perlu memberikan ruang yang luas bagi mereka untuk berkembang. “Kami berharap Elis dan Suci terus semangat, terus belajar, dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru. Semoga pengalaman ini dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk berani menunjukkan bakat dan kemampuan mereka,” ungkapnya. Dukungan dari guru dan madrasah akan terus diberikan agar peserta didik dapat berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang seni, kreativitas, olahraga, dan berbagai keterampilan lainnya. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen MIN 5 Kota Medan dalam mendukung perkembangan potensi setiap peserta didik.

Peringatan Hari Anak Nasional di Kantor Camat Medan Belawan berlangsung dalam suasana meriah dan penuh antusiasme. Para peserta didik dari berbagai sekolah hadir dengan membawa semangat dan kreativitas masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi sekaligus menunjukkan kemampuan yang mereka miliki. Selain perlombaan, momentum HAN juga mengingatkan semua pihak mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung bagi tumbuh kembang anak. Anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk belajar melalui pengalaman nyata dan kegiatan yang menyenangkan. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Keikutsertaan MIN 5 Kota Medan dalam kegiatan tersebut juga memberikan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Melalui lomba pemanfaatan barang bekas, siswa belajar bahwa kreativitas dapat diwujudkan dari benda-benda sederhana yang ada di sekitar. Mereka juga belajar tentang pentingnya mengurangi sampah melalui prinsip menggunakan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan. Nilai kepedulian terhadap lingkungan tersebut sejalan dengan upaya pendidikan karakter yang diterapkan di madrasah. Kegiatan perlombaan juga mengajarkan siswa tentang sportivitas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian tampil di depan umum. Pengalaman seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Prestasi yang diraih Suci Arbayni menjadi salah satu bukti bahwa peserta didik MIN 5 Kota Medan memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif. Juara Harapan 1 yang diraihnya diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan meningkatkan kemampuan. Sementara itu, keikutsertaan Elis juga menjadi pengalaman berharga yang dapat membangun rasa percaya diri sejak dini. Keduanya telah menunjukkan bahwa keberanian untuk mencoba merupakan langkah awal menuju prestasi. Madrasah akan terus memberikan dukungan kepada siswa yang memiliki minat dan bakat di berbagai bidang. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan akan lahir lebih banyak siswa MIN 5 Kota Medan yang mampu mengharumkan nama madrasah.

Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di Kecamatan Medan Belawan menjadi momentum yang memberikan pengalaman berharga bagi keluarga besar MIN 5 Kota Medan. Kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas, keberanian, kepedulian, dan karakter positif pada diri anak. Keikutsertaan Elis kelas 3A dan Suci Arbayni kelas 5A menunjukkan semangat peserta didik dalam mengambil bagian pada kegiatan yang positif dan edukatif. Prestasi Suci sebagai Juara Harapan 1 menjadi catatan membanggakan sekaligus motivasi bagi seluruh siswa MIN 5 Kota Medan. Semangat “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” diharapkan tidak hanya menjadi tema kegiatan, tetapi dapat diwujudkan melalui perhatian, pendidikan, perlindungan, dan kesempatan yang diberikan kepada setiap anak. Dengan dukungan madrasah, guru, orang tua, dan masyarakat, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kreatif, berkarakter, peduli lingkungan, percaya diri, dan siap mewujudkan Indonesia Maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *