Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, AlHuda, S.Sos.I memberikan Bimbingan Penyuluhan kepada jamaah MT. Musholla Alfalah, Jalan Karya, Medan, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Enam Faktor Perusak Hati Menurut Imam Hasan Al-Basri”. Bimbingan penyuluhan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman keagamaan kepada masyarakat melalui kegiatan majelis ilmu. Jamaah mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat dalam menuntut ilmu.
Dalam penyampaiannya, AlHuda mengajak jamaah untuk senantiasa menghidupkan majelis ilmu sebagai sarana meningkatkan pemahaman dan ketakwaan kepada Allah Swt. Ia juga mendorong jamaah untuk membiasakan diri beramal saleh serta menjaga keikhlasan dalam setiap amal yang dilakukan. Menurutnya, ilmu yang diperoleh hendaknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Saya mengajak jamaah supaya rajin menghidupkan majelis ilmu, beramal saleh serta berusaha ikhlas dalam beramal,” ujar AlHuda.
AlHuda menjelaskan bahwa ilmu, amal, dan keikhlasan merupakan hal yang saling berkaitan dalam kehidupan seorang muslim. Ilmu yang tidak diamalkan, menurutnya, tidak akan memberikan manfaat secara maksimal bagi kehidupan seseorang. Sementara itu, amal yang dilakukan tanpa didasari ilmu dapat menyebabkan seseorang melakukan kesalahan dalam beribadah maupun bermuamalah. “Ilmu tanpa amal adalah hampa, amal tanpa ilmu adalah binasa, dan ilmu yang diamalkan tanpa ikhlas juga masih terpedaya,” tegasnya.
Melalui materi tersebut, jamaah diajak untuk melakukan introspeksi terhadap diri masing-masing, khususnya dalam menjaga hati dari berbagai hal yang dapat merusak kualitas keimanan. AlHuda juga mengingatkan agar setiap amal kebaikan senantiasa dilandasi niat yang benar dan dilakukan berdasarkan ilmu yang memadai. Ia berharap kegiatan majelis ilmu dapat terus menjadi sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pengamalan ajaran agama. “Ilmu yang kita pelajari hendaknya menjadi bekal untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas amal kita,” katanya.
Jamaah MT. Musholla Alfalah mengikuti penyampaian materi dengan penuh perhatian dan antusias hingga kegiatan berlangsung. Kesungguhan jamaah dalam mengikuti kajian menunjukkan semangat masyarakat dalam memperoleh pengetahuan dan pemahaman keagamaan. Sebelum kegiatan ditutup dengan doa, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan selawat oleh tim selawat. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat menuntut ilmu.
Bimbingan penyuluhan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi jamaah dalam menjaga hati serta meningkatkan kualitas ilmu dan amal dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peran Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan dalam memberikan edukasi dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. AlHuda mengajak jamaah untuk terus menghadiri majelis ilmu, mengamalkan ilmu yang diperoleh, dan senantiasa menjaga keikhlasan dalam beramal. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.

