Lantik BKM Raudhatul Fatimah, Kepala KUA Medan Sunggal ajak Pengurus Bersinergi Dalam Menjalankan Amanah

Medan (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., melantik pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Raudhatul Fatimah periode 2026–2031 di Masjid Raudhatul Fatimah, Jalan Swadaya Lingkungan 6, Pinang Baris, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (25/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Harian BKM terpilih, H. Haswin Alamsyah Simatupang, S.E., Sekretaris Andry Rachman, S.E., Bendahara Abdul Halim Siregar, sekitar 30 pengurus yang dilantik, serta ratusan jamaah. Pelantikan dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penceramah Alvin Maghfiroh.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh remaja Masjid Raudhatul Fatimah, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus BKM periode 2026–2031 yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Medan Sunggal, Agus Salim. Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat dan lancar. Dalam sambutannya, Ketua BKM terpilih Haswin Alamsyah Simatupang menyampaikan terima kasih kepada Kepala KUA Medan Sunggal yang telah menerbitkan SK kepengurusan BKM yang baru. “Kami berharap seluruh pengurus dapat saling mendukung, saling menguatkan dan bergotong royong untuk bersama-sama memakmurkan Masjid Raudhatul Fatimah,” ujarnya.

Dalam bimbingan dan arahannya, Kepala KUA Medan Sunggal, Agus Salim mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk membangun sinergi dalam menjalankan amanah organisasi. Menurutnya, kepengurusan BKM bukan hanya sebatas struktur organisasi, tetapi merupakan tanggung jawab dalam menghidupkan berbagai kegiatan keagamaan dan pelayanan kepada jamaah. “Pengurus BKM hendaknya bersinergi dalam menjalankan tugas, menjaga amanah, serta mengedepankan transparansi dalam mengelola dan menjalankan roda organisasi BKM Masjid Raudhatul Fatimah,” tutur Agus Salim.

Ia juga mengharapkan kepengurusan yang baru dapat memperkuat kebersamaan antara pengurus, remaja masjid, tokoh agama, dan seluruh jamaah. Sinergi tersebut dinilai penting agar masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, kegiatan sosial, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. “Amanah yang diberikan kepada pengurus harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, terbuka, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang disampaikan oleh Alvin Maghfiroh. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk meneladani akhlakul karimah yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Rasulullah Muhammad SAW merupakan teladan utama dalam membangun akhlak yang mulia. Karena itu, peringatan Maulid hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki akhlak dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ungkap Alvin Maghfiroh.

Pelantikan BKM Raudhatul Fatimah periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum memperkuat pelayanan dan kemakmuran masjid. Dengan kepengurusan yang amanah, transparan, kompak, serta mampu bersinergi dengan jamaah dan berbagai unsur masyarakat, Masjid Raudhatul Fatimah diharapkan semakin aktif menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, kegiatan sosial, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *