Penyuluh KUA Medan Sunggal Hadir Dampingi Pasien Rawat Inap RS Sinar Husni

Medan (Humas) — Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan secara paripurna kepada masyarakat. Namun, bagi sebagian pasien, menjalani rawat inap dapat menjadi kondisi yang menimbulkan stres, kecemasan, rasa tidak aman, serta tekanan psikologis. Lingkungan yang asing, prosedur medis, dan rasa sakit yang dialami dapat memengaruhi kondisi emosional pasien selama menjalani perawatan.

Dalam konteks pelayanan keagamaan, kehadiran penyuluh agama Islam menjadi salah satu bentuk pendampingan spiritual bagi pasien. Hal tersebut dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Paidi, S.Ag., didampingi Penyuluh Agama Islam KUA Medan Barat H. Abdullah Hakim, S.Ag., M.M., melalui bimbingan kerohanian kepada pasien rawat inap di Rumah Sakit Sinar Husni Medan, Jalan Veteran atau Utama Pasar 5 Helvetia, Kota Medan, Senin (7/9/2026).

Bimbingan kerohanian atau bimroh tersebut diberikan kepada pasien rawat inap yang beragama Islam. Para penyuluh mendatangi pasien dari satu ruangan ke ruangan lainnya untuk memberikan penguatan spiritual, motivasi kesembuhan, serta mengingatkan pasien agar senantiasa bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi proses pengobatan.

Dalam arahannya, Paidi mengingatkan pasien agar tetap mengikuti anjuran dan pengobatan yang diberikan oleh dokter serta menjaga semangat untuk sembuh. “Pasien hendaknya tetap semangat untuk sembuh dengan cara bersabar, memperbanyak doa, dan bertawakal kepada Allah SWT. Obat yang diberikan oleh dokter juga harus diminum sesuai dengan anjuran,” ujar Paidi.

Sementara itu, H. Abdullah Hakim mengajak pasien untuk tetap menghadirkan kebahagiaan dan ketenangan hati selama menjalani perawatan. “Senantiasalah berbahagia, tersenyum dan tertawa bersama keluarga maupun orang lain, terutama kepada keluarga yang menjaga pasien. Jangan membawa suasana hati yang marah dan penuh keluh kesah, tetapi arahkan hati untuk selalu berdzikir dan mengingat Allah. Dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tenteram,” ujar Abdullah Hakim.

Kepala KUA Medan Sunggal H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi totalitas para penyuluh agama Islam dalam memberikan pelayanan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat, termasuk kepada pasien di rumah sakit. “Saya sangat senang melihat ASN yang bekerja di KUA Medan Sunggal, khususnya para penyuluh agama Islam, yang totalitas memberikan bimbingan penyuluhan di berbagai tempat, termasuk rumah sakit. Pasien tidak hanya menahan rasa sakit, tetapi juga menghadapi tekanan emosional dan membutuhkan pendampingan spiritual agar keimanan dan ketakwaannya tetap terjaga,” ujar Agus Salim.

Kegiatan bimbingan kerohanian di RS Sinar Husni tersebut menjadi wujud nyata kehadiran penyuluh agama Islam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pendampingan spiritual diharapkan dapat membantu pasien memperoleh ketenangan hati, membangun optimisme untuk sembuh, serta menjalani proses pengobatan dengan sabar, doa, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *