Penyuluh Agama Islam KUA Medan Area Kunjungi Stand Ditjen Bimas Islam di Pameran MTQ Nasional XXXI

Semarang (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Area, Ikhwan, S.H.I., mengunjungi stand Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam), pada rangkaian Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kesempatan untuk menambah wawasan sekaligus melihat secara langsung berbagai program, layanan, dan literatur keislaman yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Pameran MTQ Nasional XXXI tidak hanya menghadirkan berbagai informasi terkait penyelenggaraan dan pembinaan kehidupan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang interaksi bagi para peserta dan pengunjung untuk mengenal lebih dekat program-program Kementerian Agama. Kehadiran stand Ditjen Bimas Islam menjadi salah satu sarana edukasi dan informasi yang dapat dimanfaatkan oleh para penyuluh maupun masyarakat untuk memperoleh berbagai referensi keislaman.

Dalam kunjungannya, Ikhwan menerima sejumlah bahan bacaan dan buku keislaman yang dapat digunakan sebagai referensi dalam melaksanakan tugas penyuluhan kepada masyarakat. Salah satu buku yang diperolehnya adalah Silabus Kajian Keislaman Majelis Taklim, yang dinilai relevan dengan tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan kepada kelompok-kelompok majelis taklim di tengah masyarakat.

Ikhwan menyampaikan bahwa buku tersebut dapat menjadi salah satu bahan pendukung dalam mempersiapkan materi kajian dan pembinaan keagamaan. Menurutnya, tersedianya literatur yang relevan akan membantu penyuluh dalam memperkaya materi sekaligus memberikan pembinaan yang lebih terarah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Buku ini sangat bermanfaat sebagai bahan referensi dalam menyusun materi kajian dan pembinaan majelis taklim. Mudah-mudahan dapat kami manfaatkan dalam meningkatkan kualitas penyuluhan agama kepada masyarakat,” ujar Ikhwan.

Ia menambahkan, berbagai literatur keislaman yang disediakan Kementerian Agama memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kapasitas Penyuluh Agama Islam. Selain menambah referensi, bahan bacaan tersebut diharapkan dapat memperkuat penyampaian pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Menurut Ikhwan, kegiatan pameran dalam rangka MTQ Nasional XXXI juga memberikan ruang bagi para peserta dan pengunjung untuk memperluas wawasan serta membangun silaturahmi. Berbagai informasi dan program yang ditampilkan menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan mengenai pengembangan kehidupan keagamaan dan pembinaan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat baik karena tidak hanya menjadi tempat untuk melihat berbagai program dan informasi keagamaan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi kami untuk menambah wawasan dan memperoleh referensi yang dapat dimanfaatkan dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat,” katanya.

Ikhwan berharap berbagai buku dan bahan bacaan yang diperoleh dari stand Ditjen Bimas Islam dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugasnya sebagai Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Area, khususnya dalam pembinaan majelis taklim dan peningkatan literasi keislaman masyarakat.

“Semoga kegiatan MTQ Nasional XXXI ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat semangat kita untuk membumikan Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *