Penyuluh Agama Islam Medan Area Ikut Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI 2026

Semarang (Humas Kemenag) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Area, Ikhwan, S.H.I., turut ambil bagian dalam Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang digelar di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Ikhwan bergabung bersama Kafilah Provinsi Sumatera Utara dalam salah satu rangkaian kegiatan yang turut memeriahkan penyelenggaraan MTQ Nasional tahun ini.

Pawai Ta’aruf menjadi salah satu agenda yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 38 provinsi turut berpartisipasi dengan menampilkan keberagaman seni, budaya, pakaian adat, serta berbagai identitas dan ciri khas daerah masing-masing. Suasana tersebut menjadikan pawai tidak hanya sebagai bagian dari kemeriahan MTQ, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara.

Keikutsertaan Kafilah Provinsi Sumatera Utara dalam Pawai Ta’aruf turut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan beragam kekayaan budaya Sumatera Utara kepada masyarakat dari berbagai daerah. Kehadiran peserta dari Sumatera Utara sekaligus menunjukkan bahwa syiar Al-Qur’an dapat berjalan beriringan dengan upaya memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan daerah sebagai bagian dari kekayaan nasional.

Ikhwan, S.H.I., menyampaikan bahwa Pawai Ta’aruf memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, pertemuan peserta dari berbagai provinsi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus menumbuhkan sikap saling menghargai di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Pawai Ta’aruf menjadi momentum yang sangat baik untuk saling mengenal budaya dan tradisi dari berbagai provinsi di Indonesia. Keberagaman ini merupakan kekayaan bangsa yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberagaman yang terlihat dalam Pawai Ta’aruf juga mencerminkan semangat persatuan yang sejalan dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Perbedaan suku, budaya, bahasa, dan tradisi tidak seharusnya menjadi sekat dalam membangun persaudaraan, tetapi justru dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat melihat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru keberagaman menjadi kekuatan ketika kita mampu saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan membangun kebersamaan,” tambahnya.

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 berlangsung semarak dengan penampilan peserta dari 38 provinsi yang membawa ciri khas daerah masing-masing. Beragam busana adat, kesenian, dan identitas budaya yang ditampilkan menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang kebersamaan sekaligus gambaran nyata keberagaman Indonesia dalam satu rangkaian perhelatan syiar Al-Qur’an.

Keikutsertaan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Area bersama Kafilah Provinsi Sumatera Utara diharapkan turut membawa semangat syiar Al-Qur’an sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan kebangsaan. Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi landasan untuk merawat kerukunan, menghargai perbedaan, dan meneguhkan persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *