Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan hadir memberikan penyuluhan iman kepada anak dalam masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Medan, Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (01/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk ibadat dengan mengusung tema “Rendah Hati, Berani Berubah, dan Kembali kepada Tuhan.”
Dalam pelaksanaan ibadat, Marulam Nainggolan bertugas sebagai pemimpin ibadat, Leonhard Hutagalung menyampaikan renungan, Zetra Hail Saragih mengiringi lagu, sedangkan Hekdi Jojada Sinaga membawakan doa. Kehadiran para penyuluh menjadi bagian dari pendampingan rohani untuk membantu anak binaan memperoleh penguatan iman selama menjalani masa pembinaan.
Melalui renungan yang disampaikan, Leonhard Hutagalung mengajak anak binaan untuk tidak menyerah terhadap keadaan dan tidak menjadikan kesalahan masa lalu sebagai penghalang untuk memperbaiki kehidupan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah apabila mau membuka diri terhadap bimbingan Tuhan dan berusaha menjalani kehidupan dengan lebih baik.
“Kesalahan masa lalu tidak menentukan seluruh masa depan kita. Dengan kerendahan hati, kita berani berubah dan membiarkan Tuhan membentuk hidup kita menjadi lebih baik,” ujar Leonhard dalam renungannya.
Tema yang diangkat dalam ibadat tersebut juga mengajak anak binaan untuk memahami bahwa kerendahan hati merupakan langkah penting dalam proses perubahan diri. Dengan mengakui kesalahan, menerima pembinaan, serta bersedia memperbaiki sikap dan perilaku, setiap pribadi dapat membangun harapan baru dan menata masa depan dengan lebih baik.
Kegiatan penyuluhan agama Katolik tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan iman dan motivasi bagi anak binaan selama menjalani masa pembinaan. Melalui pendampingan rohani yang berkelanjutan, mereka diajak untuk semakin dekat kepada Tuhan, memiliki keberanian untuk berubah, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan bersama keluarga dan masyarakat.

