Semangat Kolaborasi, Penyuluh Agama Katolik dan Kristen Kunjungi Pasien RS St. Elisabeth Medan

Medan (Humas) Dalam semangat kolaborasi lintas iman, para Penyuluh Agama Katolik dan Kristen Kota Medan melakukan kunjungan rohani kepada para pasien di Rumah Sakit Umum Santa Elisabeth Medan, Senin (10/11/2025). Kegiatan bertema “Semangat Kolaborasi dalam Memberikan Pelayanan untuk Menumbuhkan Harapan Kesembuhan bagi Pasien” ini bertujuan menumbuhkan semangat, optimisme, dan harapan bagi pasien yang sedang menjalani perawatan.

Penyuluh Agama Katolik, Demaran Sigiro, S.Fil., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan penguatan iman dan motivasi kepada para pasien. Ia menegaskan bahwa pelayanan terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang sakit, merupakan wujud nyata kasih Kristus yang hadir di tengah umat-Nya. “Yesus Kristus hadir sebagai penyembuh penuh belas kasih yang bukan hanya memulihkan tubuh, tetapi juga menumbuhkan pengharapan baru dalam hati setiap orang yang menderita,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini, Demaran menekankan bahwa pelayanan kepada pasien bukan sekadar tugas profesional, melainkan juga panggilan rohani untuk menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan nyata. Ia mengajak seluruh pihak tenaga medis, rohaniwan, keluarga pasien, dan komunitas untuk bekerja sama dalam semangat kolaborasi. “Kolaborasi mencerminkan tubuh Kristus yang satu, sebagaimana tertulis dalam 1 Korintus 12:12–27, di mana setiap anggota memiliki peran masing-masing untuk kebaikan bersama,” tambahnya.

Kegiatan kunjungan tersebut juga diisi dengan doa bersama dan penyampaian penguatan rohani secara langsung kepada para pasien. Dalam kesempatan itu, Demaran menyinggung semboyan Rumah Sakit Santa Elisabeth, “Ketika Aku sakit, kamu melawat Aku” (Matius 25:36), sebagai dasar spiritual bagi setiap pelayanan yang berlandaskan kasih dan empati terhadap sesama.

Melalui kegiatan ini, para penyuluh berharap agar pasien semakin dikuatkan dalam iman dan tetap memiliki pengharapan akan kesembuhan mereka. Di sisi lain, semangat kolaborasi lintas iman antara Penyuluh Agama Katolik dan Kristen Kota Medan diharapkan terus terjalin dalam berbagai bentuk pelayanan kemanusiaan yang meneguhkan nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *