Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., menyampaikan tausiah keagamaan melalui siaran Radio Aqila FM Medan, Rabu (17/12/2025). Tausiah tersebut mengangkat tema “4 Penyebab Ditolaknya Do’a” sebagai bagian dari upaya dakwah melalui media penyiaran.
Dalam siaran tersebut, H. Abdullah Hakim menjelaskan bahwa do’a merupakan ibadah yang sangat mulia dan menjadi sarana utama bagi seorang hamba untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT. Namun demikian, ia menegaskan bahwa terdapat beberapa hal yang dapat menjadi penghalang sehingga do’a tidak dikabulkan.
“Do’a adalah senjata orang beriman. Namun, ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat do’a seseorang tidak diijabah oleh Allah SWT, bukan karena Allah tidak mendengar, tetapi karena ada hal-hal yang perlu kita perbaiki dalam diri kita,” ujarnya.
Ia memaparkan empat penyebab utama ditolaknya do’a, yaitu mengonsumsi harta dan makanan yang haram, berdo’a dengan hati yang lalai dan tidak khusyuk, tergesa-gesa mengharapkan pengabulan do’a, serta terus melakukan maksiat tanpa disertai taubat yang sungguh-sungguh.
Lebih lanjut, ia mengajak para pendengar untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Ia menekankan bahwa kesungguhan hati dan kebersihan jiwa menjadi kunci utama dalam berdo’a kepada Allah SWT. “Perbaikilah kehalalan rezeki kita, hadirkan hati saat berdo’a, bersabar atas ketentuan Allah, serta perbanyak taubat dan amal kebaikan. InsyaAllah, do’a yang kita panjatkan akan lebih dekat untuk dikabulkan,” tambahnya.
Siaran tausiah ini mendapat respons positif dari para pendengar Radio Aqila FM Medan dan diharapkan dapat menjadi sarana dakwah yang efektif dalam menambah pemahaman keagamaan serta meningkatkan kualitas ibadah masyarakat Kota Medan.

