PAI KUA Medan Petisah Melaksanakan Bimbingan Rohani Di Rumah Sakit SMEC Medan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Nurlely, M.Sos dan Heriansyah Harahap, M.Ag memberikan bimbingan rohani kepada para pasien di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) SMEC Medan pada hari Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan spiritual serta motivasi kepada pasien agar tetap sabar dan optimis dalam menjalani proses pengobatan.

Bimbingan rohani tersebut dilaksanakan di ruang perawatan dan diikuti oleh pasien serta keluarga pasien yang mendampingi. Dalam kegiatan ini, Nurlely tausiyah singkat tentang makna sakit sebagai ujian dan sarana penghapus dosa, serta pentingnya menjaga hubungan dengan Allah di setiap kondisi.

Dalam penyampaiannya, Nurlely menekankan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi ujian sakit. “Sakit bukanlah tanda kebencian Allah, tetapi bentuk kasih sayang-Nya agar hamba lebih dekat dan bergantung kepada-Nya,” ujarnya saat memberikan bimbingan rohani.

Selain tausiyah, Heriansyah juga mengajak pasien untuk memperbanyak doa dan zikir sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ia menjelaskan bahwa doa memiliki kekuatan besar dalam menenangkan hati dan mempercepat proses penyembuhan. “Dengan doa dan keyakinan, hati menjadi lebih tenang sehingga ikhtiar medis yang dilakukan dapat berjalan dengan lebih baik,” tambahnya.

Pihak Rumah Sakit SMEC Medan menyambut baik kegiatan bimbingan rohani tersebut. Menurut salah satu perwakilan manajemen rumah sakit, kehadiran penyuluh agama memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis pasien. “Bimbingan rohani ini sangat membantu pasien agar lebih tenang dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi sakit,” ungkapnya.

Para pasien yang mengikuti kegiatan tersebut tampak antusias dan merasa terbantu dengan kehadiran penyuluh agama. Salah seorang pasien menyampaikan rasa syukurnya atas bimbingan yang diberikan. “Setelah mendengarkan tausiyah dan doa bersama, hati saya terasa lebih tenang dan semangat untuk sembuh kembali,” tuturnya.

Melalui kegiatan bimbingan rohani ini, KUA Kecamatan Medan Petisah berharap dapat terus berkontribusi dalam pelayanan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan rumah sakit. “Kami berharap bimbingan rohani ini dapat menjadi penguat iman dan mental pasien, sehingga mereka diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menjalani proses pengobatan,” tutup Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *