PAI KUA Medan Denai Bekali Siswa MAS Ismailiyah Ilmu Fardu Kifayah Melalui BRUS

Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Medan Denai melaksanakan kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ismailiyah, Jalan Ismailiyah No. 82, Kecamatan Medan Area, dengan materi penting seputar fardu kifayah dalam pengurusan jenazah.
Acara diawali dengan pembukaan oleh protokol, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah tingkat Aliyah, Ustaz Muslim Rasyid, S.HI. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa materi fardu kifayah merupakan ilmu kemasyarakatan yang sangat penting untuk dipahami oleh para siswa sebagai bekal hidup bermasyarakat.
“Anak-anak harus memahami materi ini dengan baik. Ini adalah ilmu kemasyarakatan yang sangat berharga dan penting. Jika ada yang belum dipahami, jangan ragu untuk bertanya,” pesannya.
Materi BRUS disampaikan oleh dua penyuluh agama, yakni Ustaz Khoiruz Zaman, S.HI sebagai pemateri pertama dan Ustaz Syaiful Akhyar sebagai pemateri kedua. Keduanya menyampaikan pembahasan secara mendalam dan sistematis, mulai dari pengertian fardu kifayah, dasar hukum, hingga tata cara pengurusan jenazah. Penyampaian materi berlangsung saling melengkapi antara kedua pemateri dan dikemas dengan dialog interaktif yang membuat suasana pembelajaran semakin hidup.
Salah satu siswa, Shalahuddin, mengajukan pertanyaan terkait urutan memandikan jenazah yang belum ia pahami. Pertanyaan tersebut dijawab dengan jelas oleh Ustaz Khoiruz Zaman, yang menjelaskan bahwa proses dimulai dengan membersihkan najis, kemudian membasuh anggota wudu, dilanjutkan mendahulukan anggota tubuh sebelah kiri sebelum sebelah kanan sebagai mana yang di atur dalam kitab kitab fiqih. Penjelasan tersebut mendapat respon positif dari para siswa, seraya berucap,
“Ilmunya sangat bagus dan penjelasannya mudah dipahami. Kami jadi benar-benar mengerti,” ungkap Shalahuddin.
Kegiatan BRUS ini diikuti oleh siswa dan siswi MAS Ismailiyah, siswa siswi tingkat Tsnawiyah, para guru, serta sebagian wali murid. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Syaiful Akhyar, kemudian dilanjutkan dengan dokumentasi bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan ini, PAI KUA Kecamatan Medan Denai berharap para siswa tidak hanya memahami teori keagamaan, tetapi juga mampu mengamalkannya secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *