Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kota Medan bersama Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Utara dan HIDMAT Muslimat NU Sumut melaksanakan kegiatan Tahlil, Tahtim Khotmil Qur’an dan Doa Bersama pada Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Young Panah Hijau, Gang Wakaf, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu anggota HIDMAT Muslimat NU Sumut yang mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tahlil, serta doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan rahmat Allah SWT. Ketua PW Muslimat NU Sumut, Dra. Hj. Rohani, M.Ap., menyampaikan sambutan sekaligus mengapresiasi terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta mendorong keterlibatan perempuan dalam pembinaan umat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, “Melalui kegiatan tahlil, khotmil Qur’an, dan doa bersama ini, kita berharap dapat memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan peran Muslimat NU dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan dipandu oleh Lita Maysarah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Maimun, yang bertugas sebagai moderator. Sementara itu, Lela Hamidah, S.Ag., Ketua HIDMAT Muslimat NU Sumut sekaligus Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Belawan, bertugas memimpin doa bersama. Keterlibatan para penyuluh agama Islam dalam kegiatan ini menunjukkan peran strategis penyuluh dalam mendampingi masyarakat melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Selain memberikan bimbingan spiritual, penyuluh agama juga berperan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang memperkuat nilai-nilai keislaman.
Senada dengan hal itu, kegiatan tahlil dan tahtim Khotmil Qur’an menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mendorong umat Islam agar senantiasa menjadikannya pedoman hidup. Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama menghadirkan suasana kebersamaan yang penuh ketenangan. Melalui kegiatan tersebut, jamaah diajak untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun interaksi sosial di lingkungan masyarakat.
Selain itu, sinergi antara PAI Kementerian Agama Kota Medan, PW Muslimat NU Sumut, dan HIDMAT Muslimat NU Sumut menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan kehidupan beragama. Kolaborasi tersebut membuka ruang bagi penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara aktif dan berkesinambungan. Melalui kerja sama ini, berbagai program pembinaan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak anggota masyarakat, khususnya kaum perempuan. Dengan demikian, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan antaranggota masyarakat.
Kegiatan Tahlil, Tahtim Khotmil Qur’an dan Doa Bersama ini diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh jamaah serta meningkatkan semangat dalam mengamalkan ajaran Islam. Pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara bersama-sama menjadi salah satu upaya membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia. Kementerian Agama Kota Medan melalui para penyuluh agama Islam terus diharapkan berperan aktif dalam mendampingi masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan silaturahmi dan sinergi antarorganisasi keagamaan diharapkan semakin erat demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis.

