Jelang Iduladha, Penyuluh KUA Medan Denai Edukasi Jamaah tentang Adab Menyembelih Hewan Sesuai Syariat

Medan (Humas) — Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai syariat Islam menjelang Hari Raya Iduladha, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim Maul Hayah, Masjid Maul Hayah PDAM Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja, Kamis (21/05/2026) ba’da Zuhur.

Kegiatan yang berlangsung usai shalat Zuhur berjamaah tersebut dihadiri jamaah dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para musafir. Acara dibuka oleh protokol Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Ustaz Faisal, yang menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembinaan keagamaan secara rutin di lingkungan masjid.

Dalam tausiyahnya, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Denai, Ustaz Khoiruz Zaman, S.H.I., menyampaikan materi tentang adab menyembelih hewan dalam Islam. Ia menegaskan bahwa penyembelihan hewan bukan sekadar aktivitas memotong hewan, melainkan bagian dari ibadah yang harus dilaksanakan sesuai tuntunan syariat dan dilandasi kasih sayang terhadap makhluk Allah SWT.

“Islam mengajarkan agar penyembelihan dilakukan dengan penuh adab, dimulai dengan meluruskan niat karena Allah SWT, membaca basmalah, menggunakan pisau yang tajam agar hewan tidak tersiksa, serta memperlakukan hewan dengan lembut dan tidak kasar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Islam melarang tindakan yang dapat menyakiti hewan, seperti menajamkan pisau di hadapan hewan ataupun menguliti hewan sebelum benar-benar mati. Selain itu, penyembelihan harus dilakukan sesuai ketentuan syariat dengan memotong saluran napas dan saluran makan secara sempurna agar hewan cepat mati dan dagingnya halal dikonsumsi.

Dalam penyampaiannya, Khoiruz Zaman juga mengutip hadis Rasulullah ﷺ:

“Jika kalian menyembelih, maka baguskanlah cara menyembelihnya.”
(HR. Muslim)

Menurutnya, pelaksanaan ibadah qurban tidak hanya menitikberatkan pada penyembelihan hewan, tetapi juga mengandung nilai kasih sayang, kepedulian, dan ketaatan terhadap syariat Islam.

Melalui kegiatan Bimluh tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami dan mampu menerapkan tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam sehingga pelaksanaan ibadah qurban menjadi lebih baik, bernilai ibadah, dan mencerminkan ajaran Islam yang penuh rahmat.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para jamaah. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *