Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan di Majelis Taklim (MT) Al-Amin, Jalan Jermal VII Gang Murni 5, Jumat (22/05/2026) ba’da Jumat, bertempat di rumah Hj. Khodijah.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para jamaah yang hadir untuk mengikuti pembinaan keagamaan dan pendalaman ilmu fikih menjelang Hari Raya Iduladha.
Acara dibuka oleh Ketua MT Al-Amin, Hj. Dariani, yang dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah untuk terus semangat menuntut ilmu agama agar mampu memahami ajaran Islam dengan baik dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita konsentrasi mengaji agar kita paham. Terima kasih banyak kepada penyuluh agama yang telah hadir memberikan ilmu dan pembinaan kepada kami,” ujarnya.
Materi Bimluh disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Khoiruz Zaman, dengan tema “Perbedaan Sholat Sunnah ‘Idul Fitri dan ‘Idul Adha”.
Dalam pemaparannya, Khoiruz Zaman menjelaskan beberapa perbedaan hukum dan pelaksanaan antara sholat ‘Idul Fitri dan ‘Idul Adha yang penting dipahami masyarakat.
Ia menerangkan bahwa pada sholat ‘Idul Fitri umat Islam disunnahkan makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan sholat, sedangkan pada ‘Idul Adha tidak disunnahkan makan sebelum sholat.
Selain itu, pada ‘Idul Adha terdapat takbir muqayyad setelah sholat fardhu, sementara pada ‘Idul Fitri tidak terdapat ketentuan tersebut.
Khoiruz Zaman juga menjelaskan bahwa sholat ‘Idul Fitri disunnahkan dilaksanakan secara berjamaah, sedangkan bagi jamaah haji pada ‘Idul Adha disunnahkan melaksanakannya secara munfarid atau sendiri.
“Dalam khutbah ‘Idul Fitri biasanya disunnahkan membahas zakat fitrah, sedangkan khutbah ‘Idul Adha lebih menitikberatkan pada pembahasan udhiyyah atau qurban,” jelasnya.
Jamaah tampak aktif mengikuti materi yang disampaikan hingga sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan penuh semangat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Syaiful Akhyar dan dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Ashar berjamaah.
Melalui kegiatan Bimluh tersebut diharapkan masyarakat semakin memahami tuntunan ibadah sesuai syariat Islam serta terus meningkatkan semangat menuntut ilmu agama dalam kehidupan bermasyarakat.

