Medan (Humas) Keluarga sebagai komunitas cinta yang berlandaskan kasih Tuhan menjadi tema utama pendampingan katekese bagi orangtua calon baptis bayi di Gereja Paroki Santa Maria Ratu Rosari. Kegiatan ini dipandu oleh Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Hamma Sitohang, pada Minggu (25/10/2026), sebagai upaya memperkuat pemahaman orangtua mengenai pentingnya kasih dalam membangun kehidupan keluarga Kristiani.
Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan di ruang KPP (Kursus Persiapan Perkawinan), Jalan Flamboyan Raya No. 139, Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 33 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian. Melalui pendampingan katekese, para orangtua diajak memahami bahwa persiapan baptis anak tidak hanya berkaitan dengan penerimaan sakramen, tetapi juga menyangkut tanggung jawab orangtua dalam membimbing anak bertumbuh dalam iman dan kasih Tuhan.
Dalam pemaparannya, Hamma Sitohang menjelaskan bahwa keluarga merupakan komunitas cinta yang harus dibangun di atas dasar kasih yang bersumber dari Tuhan. Kasih menjadi landasan utama dalam membangun relasi antara suami, istri, dan anak, sekaligus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga. Dengan menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan keluarga, orangtua diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang penuh kasih, damai, dan mendukung pertumbuhan iman anak sejak dini.
Materi katekese juga membahas ajaran Paus Santo Yohanes Paulus II dalam dokumen Familiaris Consortio mengenai empat tugas pokok keluarga, yaitu membentuk persekutuan pribadi, melayani kehidupan, ikut membangun masyarakat, serta berpartisipasi dalam kehidupan dan misi Gereja. Keempat tugas tersebut menegaskan bahwa keluarga tidak hanya berperan dalam kehidupan pribadi anggotanya, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat serta dalam pelayanan Gereja. Kasih menjadi dasar yang menyatukan dan menggerakkan seluruh tugas tersebut.
Hamma Sitohang menyampaikan bahwa, “Keluarga harus membangun bahtera kehidupan di atas dasar kasih yang berasal dari Tuhan. Dengan kasih, orangtua dapat mendidik anak dalam iman, memberikan teladan hidup Kristiani, serta menjadikan keluarga sebagai tempat pertama bagi anak untuk mengenal dan mengalami kasih Tuhan.” Pesan ini diharapkan menjadi pengingat bagi para orangtua agar senantiasa menjalankan peran mereka sebagai pendidik iman yang utama bagi anak-anak, dimulai dari kehidupan sehari-hari di dalam keluarga.
Melalui kegiatan katekese ini, diharapkan para peserta semakin memahami makna keluarga sebagai komunitas cinta serta semakin siap menjalankan tanggung jawab dalam mendampingi pertumbuhan iman anak, khususnya setelah menerima Sakramen Baptis. Pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat kehidupan keluarga Kristiani yang berlandaskan kasih, membangun keharmonisan rumah tangga, serta mendorong keterlibatan keluarga dalam kehidupan dan misi Gereja.

