Medan (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., M.A., memimpin doa pada pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, mengembangkan bakat, serta mendorong prestasi santri madrasah diniyah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., serta jajaran Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tingkat pusat, provinsi, dan daerah. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda Islam melalui pendidikan diniyah.
Selain memimpin doa, KUA Medan Amplas juga berpartisipasi melalui kehadiran Penyuluh Agama Islam, Dr. Syarto, Lc., M.A., Dewi Anggraini, dan Nurbaiti Lubis. Keterlibatan jajaran KUA tersebut menjadi wujud dukungan terhadap kegiatan yang mendorong pengembangan potensi santri, penguatan karakter, serta peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
PORSADIN menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas dalam berbagai cabang olahraga serta seni bernuansa Islami. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kepercayaan diri, menanamkan sportivitas, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat berprestasi. Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan mampu mengembangkan potensi diri tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia.
Ketua FKDT Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua Panitia PORSADIN, Khalid Daulay, menegaskan bahwa FKDT tetap berkomitmen menjalankan program dan agenda organisasi meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi. Menurutnya, keterbatasan yang ada tidak boleh menghilangkan semangat dalam membina pendidikan diniyah dan memberikan kesempatan kepada para santri untuk berkembang.
Ia juga menyampaikan bahwa peserta yang berhasil meraih prestasi pada tingkat provinsi akan memperoleh kesempatan untuk mewakili Sumatera Utara pada PORSADIN tingkat nasional di Jakarta. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus membawa nama baik daerah masing-masing di tingkat nasional.
Keikutsertaan peserta dari berbagai kabupaten dan kota menjadikan PORSADIN sebagai momentum penting dalam memperkuat jejaring pendidikan diniyah di Sumatera Utara. Melalui pertemuan ini, para santri tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi, tetapi juga belajar menghargai perbedaan, menjunjung tinggi sportivitas, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Partisipasi KUA Medan Amplas dalam kegiatan tersebut sejalan dengan peran KUA dalam memperkuat pelayanan dan bimbingan keagamaan di tengah masyarakat. Kehadiran Kepala KUA dan para penyuluh agama menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan yang berorientasi pada pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, berkarakter, dan berprestasi.
Kepala KUA Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, terus mendorong jajarannya untuk menghadirkan pelayanan dan bimbingan keagamaan yang prima serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, termasuk mendukung pendidikan diniyah sebagai salah satu sarana pembentukan karakter generasi muda.
Melalui penyelenggaraan PORSADIN tingkat Provinsi Sumatera Utara, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam bidang olahraga dan seni, tetapi juga memiliki keteguhan iman, akhlak mulia, semangat kebangsaan, dan kesiapan menghadapi tantangan zaman. Sinergi antara Kementerian Agama, FKDT, lembaga pendidikan diniyah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk memajukan pendidikan keagamaan serta melahirkan generasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.

