Medan (Humas) — Kegiatan latihan kepramukaan Gugus Depan 13.221/13.222 MIN 1 Kota Medan berlangsung dengan penuh semangat pada Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas IV, V, hingga VI Makkah sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai nasionalisme sejak dini.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan lantunan lagu “Kami Pramuka Indonesia” yang dinyanyikan bersama oleh para peserta. Lagu tersebut menjadi simbol semangat kebangsaan serta komitmen generasi muda dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan kepramukaan.
Plt Kepala MIN 1 Kota Medan, Ayahanda Ali Sanusi Rambe, M.Pd dalam arahannya menyampaikan pentingnya kegiatan pramuka sebagai sarana pembentukan karakter siswa. Ia menekankan bahwa melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang melatih kemandirian dan kreativitas.
“Melalui kegiatan kepramukaan ini, diharapkan seluruh siswa dapat semakin semangat dalam beraktivitas, baik di dalam maupun di luar kelas. Pramuka menjadi wadah yang tepat untuk membentuk karakter mandiri, disiplin, serta memiliki rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa juga mengikuti lomba memasak berbahan dasar ubi-ubian yang merupakan hasil perkebunan lokal Indonesia. Setiap kelompok diberikan jenis ubi yang berbeda, sehingga menghasilkan beragam olahan makanan yang unik dan kreatif.
Ali Sanusi Rambe turut mengapresiasi peran aktif para kakak pembina, wali kelas, serta dukungan orang tua siswa. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat.
“Tanpa dukungan dari kakak pembina, wali kelas, dan orang tua, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik. Ini adalah bentuk kolaborasi yang patut kita syukuri bersama,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang kakak pembina, Kak Jefri, mengungkapkan bahwa menjadi pembina pramuka, khususnya di tingkat penggalang, membutuhkan kreativitas dan inovasi dalam menyusun metode latihan.
“Sebagai pembina, kami dituntut untuk menghadirkan metode latihan yang menarik dan interaktif agar siswa tetap semangat mengikuti kegiatan. Alhamdulillah, dengan dukungan semua pihak, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, terlihat bahwa pramuka tidak hanya identik dengan kegiatan baris-berbaris atau bernyanyi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mendorong siswa untuk aktif, mandiri, serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Diharapkan, semangat yang ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan ini dapat membawa perubahan positif bagi seluruh peserta didik di masa yang akan datang.

