Medan (Humas) – Madrasah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4 Medan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Generasi yang Beriman dan Berakhlak Mulia” tersebut berlangsung di Masjid Al-Husein, Kompleks Griya Martubung, Medan.
Kegiatan Maulid Nabi ini dihadiri Kepala MAPN 4 Medan Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., MA, para wakil kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan, serta para siswa MAPN 4 Medan.
Turut juga dihadiri sejumlah tamu dan tokoh penting, di antaranya Kepala Kantor Kemenag Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, M.A., Pengawas Madrasah M. Nur Eddy, S.Ag., M.Si., Maisyarah yang mewakili Kecamatan Medan Labuhan, Babinsa Medan Marelan Trisno Abadi, Ketua BKM Raya Al-Husein H. Hamdan, S.H., M.H., Kepling Blok IX Griya Martubung Muhsin, serta Ketua Komite MAPN 4 Medan Ismail Fahmi. Hal ini menunjukkan kuatnya sinergi antara madrasah, Kementerian Agama, masyarakat, dan lingkungan sekitar dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Tausiyah agama disampaikan oleh M. Taufik, SE, M.Si. Para peserta diajak untuk kembali mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menjadikan akhlak beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan H. Impun Siregar menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, esensi utama Maulid adalah bagaimana generasi muda mampu mengambil keteladanan dari Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan.
Ia menekankan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga memiliki iman, akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap hormat kepada orang tua dan guru. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan perkembangan zaman.
“Mari kita jadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam bersikap, bertutur kata, dan berbuat. Anak-anak madrasah harus menjadi generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia,” pesan H. Impun Siregar. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi yang diselenggarakan MAPN 4 Medan.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan karakter dan membangun lingkungan madrasah yang religius.
Sementara itu, Kepala MAPN 4 Medan Syarifuddin menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting bagi keluarga besar MAPN 4 Medan untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah harus diwujudkan melalui perilaku nyata, baik dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sosial. Siswa diharapkan mampu menerapkan sifat jujur, amanah, disiplin, santun, peduli terhadap sesama, serta menghormati orang tua dan guru.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami berharap seluruh siswa MAPN 4 Medan tidak hanya mengenal sejarah dan perjuangan Rasulullah, tetapi juga mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Syarifuddin.
Syarifuddin juga menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan di madrasah. Karena itu, kegiatan keagamaan diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus membangun kebersamaan seluruh warga madrasah.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, keluarga besar MAPN 4 Medan berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus tumbuh dalam diri peserta didik. Dengan demikian, madrasah tidak hanya melahirkan generasi yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga beriman, berakhlak mulia, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta bangsa.

