Medan (Humas) Dalam upaya memperkuat nilai spiritual, integritas, dan etos kerja di lingkungan instansi pelayanan publik, kegiatan pembinaan rohani kembali dilaksanakan di Pengadilan Negeri Medan pada Senin (12/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Kristen, Rahmat Napitupulu, S.Th., yang menyampaikan firman Tuhan dari Kolose 3:23-24 tentang pentingnya bekerja dengan tulus hati, penuh tanggung jawab, dan mengandalkan nilai-nilai iman dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Pembinaan rohani tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh para peserta dengan penuh perhatian. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter serta memperkuat mental spiritual pegawai agar tetap memiliki semangat pelayanan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan.
Dalam khotbahnya, Rahmat Napitupulu mengajak seluruh peserta untuk menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja. Menurutnya, bekerja dengan hati yang tulus dan penuh rasa syukur akan menciptakan suasana kerja yang lebih baik serta membawa dampak positif bagi sesama.
Penyuluh Agama Kristen, Rahmat Napitupulu, menyampaikan bahwa nilai tanggung jawab, integritas, dan ketulusan dalam bekerja perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati yang tulus akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi lingkungan kerja dan masyarakat. “Apa pun pekerjaan yang dilakukan, hendaknya dikerjakan dengan sepenuh hati seperti untuk Tuhan dan bukan hanya untuk manusia. Dengan demikian, setiap tugas yang dijalankan akan menjadi bentuk pelayanan yang membawa berkat,” ujar Rahmat Napitupulu.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga semangat kerja, kejujuran, dan sikap saling menghargai dalam lingkungan kerja agar tercipta suasana yang harmonis dan penuh kasih.
Selain sebagai sarana pembinaan iman, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat pelayanan di lingkungan kerja. Nilai-nilai spiritual yang ditanamkan melalui pembinaan rohani dinilai penting dalam membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan pembinaan rohani tersebut berlangsung dengan baik dan penuh hikmat. Melalui kegiatan itu diharapkan nilai-nilai spiritual dapat terus memperkuat semangat pengabdian, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari.

