Menanamkan Nilai Kebaikan Sejak Dini, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Gelar PA Ceria di Kawasan Rel Kereta Api

Medan (Humas) — Upaya membangun karakter dan memperkuat nilai-nilai keimanan anak terus dilakukan Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan (PA Ceria) bagi anak-anak dan orang tua di kawasan pinggiran rel kereta api, Jalan PJKA Pasar IV Rel, Kecamatan Medan Helvetia, pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan yang menghadirkan edukasi keagamaan sekaligus penguatan peran keluarga dalam membentuk generasi yang berakhlak dan peduli terhadap sesama.

Melalui pendekatan yang ramah dan interaktif, anak-anak serta orang tua diajak memahami pentingnya menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan tersebut mengangkat firman Tuhan dari Matius 5:16 yang mengajarkan setiap orang untuk menjadi terang melalui perbuatan baik yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

Pengkhotbah, Sridepi Debataraja, menjelaskan bahwa pembinaan keagamaan sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak dan memperkuat fondasi kehidupan keluarga. Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan melalui firman Tuhan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata yang dapat dirasakan oleh sesama.

“Melalui firman Tuhan dari Matius 5:16, kami mengajak anak-anak dan orang tua untuk menjadi terang di tengah keluarga dan lingkungan masing-masing. Terang itu diwujudkan melalui sikap saling mengasihi, menghormati, membantu sesama, serta melakukan hal-hal yang membawa kebaikan bagi orang lain,” ujar Sridepi Debataraja.

Ia menambahkan bahwa PA Ceria tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial, rasa percaya diri, serta semangat untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan bertumbuh dalam iman, serta mendorong orang tua menjadi teladan yang baik bagi keluarga. Ketika nilai-nilai kebaikan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka lingkungan yang harmonis dan saling mendukung akan semakin terwujud,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan keakraban. Anak-anak mengikuti berbagai sesi pembelajaran rohani dengan gembira, sementara para orang tua memperoleh penguatan mengenai pentingnya pendampingan dan keteladanan dalam keluarga.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Medan terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang menjangkau masyarakat secara langsung, termasuk di kawasan pinggiran kota, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat tumbuh dan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *