MGMP IPA MTsN 2 Medan Gelar Pelatihan KIT Alat Optik dan Cahaya Bersama Dosen UNIMED

Medan (Humas) – Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sains terus dilakukan MTsN 2 Medan melalui kegiatan pelatihan berbasis praktik dan pengenalan alat peraga pendidikan. Kali ini, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA MTsN 2 Medan menggelar Pelatihan KIT Alat Optik dan Cahaya pada Sabtu (7/11/2026), bertempat di Laboratorium MIPA MTsN 2 Medan. Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Jurusan Fisika Universitas Negeri Medan (UNIMED). Pelatihan tersebut diikuti sebagai salah satu langkah untuk memperkuat kompetensi guru IPA dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih menarik, inovatif, dan aplikatif. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan dapat memanfaatkan KIT alat optik dan cahaya sebagai media pembelajaran yang mampu membantu peserta didik memahami konsep-konsep fisika secara lebih konkret.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan tujuh orang narasumber yang merupakan dosen dari Universitas Negeri Medan, yaitu Dr. Ridwan Abdullah Sani, M.Si., Prof. Dr. Derlina, M.Si., Dr. Rahmatsyah, M.Si., Dr. Rita Juliani, M.Si., Dra. Ida Wahyuni, M.Pd., Drs. Khairul Amdani, M.Si., dan Rajo Hasim Lubis, S.Pd., M.Pd. Ketujuh narasumber tersebut memberikan materi sekaligus pendampingan kepada para peserta terkait penggunaan KIT alat optik dan cahaya. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan alat, fungsi setiap komponen, serta cara kerja alat dalam mendukung pembelajaran IPA. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai konsep optik dan cahaya melalui penjelasan langsung dari para ahli. Kehadiran para dosen UNIMED diharapkan dapat memberikan wawasan baru serta memperkaya pengetahuan dan keterampilan praktis para guru.

Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, M.A. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran IPA yang lebih inovatif dan menyenangkan.

“ Saya menyambut baik pelaksanaan pelatihan KIT Alat Optik dan Cahaya ini sebagai bentuk upaya meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam mengembangkan pembelajaran IPA yang lebih inovatif dan berbasis praktik. Melalui kerja sama dengan LPM Jurusan Fisika UNIMED, saya berharap para guru dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang nantinya diterapkan dalam proses pembelajaran, sehingga peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat melihat dan membuktikan secara langsung konsep-konsep IPA melalui kegiatan eksperimen,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dosen UNIMED, Prof. Dr. Derlina, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya melalui penguatan kemampuan guru dalam pembelajaran berbasis eksperimen. Derlina berharap kerja sama antara LPM Jurusan Fisika UNIMED dan MGMP IPA MTsN 2 Medan dapat memberikan manfaat nyata serta mendorong guru untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan alat peraga pembelajaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para guru agar KIT alat optik dan cahaya dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pembelajaran. Kami berharap para peserta tidak hanya memahami cara penggunaan alat, tetapi juga mampu mengembangkan berbagai kegiatan eksperimen sederhana yang menarik dan mudah diterapkan kepada siswa di kelas,” ujarnya.

Pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan mengedepankan pendekatan praktik agar peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu mengoperasikan alat peraga secara langsung. Bertempat di Laboratorium MIPA MTsN 2 Medan, para guru mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh antusias melalui arahan dan bimbingan para narasumber. Dalam sesi praktik, peserta diperkenalkan pada penggunaan KIT untuk memperagakan berbagai fenomena yang berkaitan dengan cahaya dan alat optik. Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman antara dosen UNIMED dengan guru IPA mengenai penerapan pembelajaran berbasis eksperimen di madrasah. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi guru untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Melalui kegiatan kerja sama antara MGMP IPA MTsN 2 Medan dan LPM Jurusan Fisika UNIMED ini, diharapkan terjalin hubungan kolaboratif yang berkelanjutan antara lembaga pendidikan dan perguruan tinggi. Pelatihan KIT Alat Optik dan Cahaya tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi guru, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran IPA yang lebih berkualitas. Para guru diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar di kelas maupun laboratorium. Pemanfaatan KIT secara optimal juga diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta pemahaman peserta didik terhadap konsep-konsep sains. Dengan adanya kegiatan ini, MTsN 2 Medan terus berkomitmen mendorong inovasi pembelajaran guna menciptakan proses pendidikan yang aktif, kreatif, dan bermakna. (SZ/FE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *