MTsN 1 Medan Laksanakan Penjaringan Kesehatan Murid Kelas VII

Medan (Humas) MTsN 1 Medan bekerja sama dengan Puskesmas Pembantu Timbang Deli Amplas melaksanakan kegiatan penjaringan kesehatan bagi siswa kelas VII. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 WIB. Pemeriksaan dilakukan di ruang kelas VII-A dan VII-B yang dijadikan sampel dalam kegiatan tersebut.

Selain melakukan penjaringan kesehatan kepada siswa baru, Puskesmas Pembantu Timbang Deli Amplas juga membagikan tablet tambah darah bagi seluruh siswa perempuan di MTsN 1 Medan. Tidak hanya itu, petugas juga melakukan pemeriksaan hemoglobin (HB) kepada 25 siswa perempuan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Kegiatan ini berjalan tertib dengan dukungan penuh dari pihak madrasah.

Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap tahun untuk menjaring kesehatan siswa baru di madrasah. “Dengan kerja sama yang baik antara madrasah dengan pihak Puskesmas, pelaksanaan penjaringan kesehatan siswa baru selalu dilaksanakan di MTsN 1 Medan,” ujar Syakhrim. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat derajat kesehatan siswa MTsN 1 Medan yang masuk pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Zulfrida, SKM, S.Kom., mengungkapkan bahwa penjaringan kesehatan bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan upaya menemukan masalah kesehatan sedini mungkin sebelum mengganggu tumbuh kembang dan proses belajar siswa. “Kegiatan penjaringan terdiri dari pemeriksaan tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi, kuku, dan mata,” ungkapnya. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan mendeteksi secara dini masalah kesehatan yang mungkin belum diketahui siswa atau orang tua, sekaligus menjadi dasar bagi madrasah/UKS dan Puskesmas untuk melakukan tindak lanjut kesehatan.

Sementara itu, pihak Puskesmas Pembantu Timbang Deli Amplas menyampaikan bahwa pemberian tablet tambah darah terutama ditujukan kepada remaja putri karena memiliki risiko anemia yang lebih tinggi. Risiko tersebut antara lain disebabkan oleh kehilangan darah saat menstruasi dan meningkatnya kebutuhan zat besi pada masa pertumbuhan. Adapun pemeriksaan hemoglobin (HB) bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin siswi guna mendeteksi kemungkinan terjadinya anemia sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *