PAI KUA Medan Baru Ajak Pegawai PT Perkebunan Sumut Memaknai Syukur dalam Kehidupan dan Pekerjaan

Medan (Humas)  – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru, H. Damri Tambunan, S.HI., S.Pd.I., M.Pd., kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) Keagamaan bagi pegawai PT Perkebunan Sumatera Utara yang berlokasi di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini merupakan agenda pembinaan rutin mingguan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun karakter pegawai yang berintegritas dan berakhlak mulia.

Pengajian berlangsung dalam suasana yang khidmat, hangat, dan interaktif. Para pegawai tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan serta menyimak materi yang disampaikan dengan penuh perhatian. Antusiasme peserta juga terlihat dari diskusi dan tanggapan yang muncul selama penyuluhan berlangsung, mencerminkan tingginya semangat untuk memperdalam pemahaman agama dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja.

Pada kesempatan tersebut, H. Damri Tambunan menyampaikan materi tentang pentingnya mensyukuri nikmat Allah SWT. Ia menegaskan bahwa syukur bukan sekadar ucapan yang terucap di lisan, melainkan harus diwujudkan melalui keyakinan dalam hati dan perilaku nyata dalam kehidupan.

“Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa syukur memiliki tiga bentuk. Pertama, bersyukur dengan hati, yaitu menyadari sepenuhnya bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah SWT. Kedua, bersyukur dengan lisan, yakni memperbanyak pujian kepada Allah serta mengucapkan hamdalah atas setiap nikmat yang diterima. Ketiga, bersyukur dengan perbuatan, yaitu memanfaatkan seluruh nikmat untuk hal-hal yang diridhai Allah dan memberikan manfaat bagi sesama,” jelas Damri.

Ia menambahkan bahwa seseorang yang mampu mengamalkan ketiga bentuk syukur tersebut akan memperoleh ketenangan hati, keberkahan hidup, serta menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dalam menjalankan amanah pekerjaan. Menurutnya, nilai syukur juga akan melahirkan semangat bekerja yang jujur, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab.

“Allah SWT telah menjanjikan bahwa siapa saja yang bersyukur, maka nikmatnya akan ditambah. Karena itu, marilah kita menjadikan rasa syukur sebagai karakter dalam kehidupan, baik di lingkungan keluarga maupun di tempat kerja, sehingga setiap pekerjaan yang kita lakukan bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi banyak orang,” pesannya.

Materi yang disampaikan mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka mengikuti kegiatan hingga selesai dengan penuh semangat dan berharap pembinaan keagamaan seperti ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Menurut para pegawai, kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan keislaman, tetapi juga menjadi penyemangat dalam meningkatkan kualitas diri, keimanan, serta etos kerja.

Melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan, KUA Kecamatan Medan Baru terus berkomitmen menghadirkan pembinaan spiritual di berbagai instansi. Program ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan kerja sekaligus membentuk sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan senantiasa menjunjung tinggi akhlak mulia dalam setiap pengabdian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *