Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap bersama Nurlely dan Komala Dewi, melaksanakan kegiatan bimbingan rohani di Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (LRPPN) Medan, pada hari Rabu, 06 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi para warga binaan agar dapat menjalani proses rehabilitasi dengan lebih baik.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, para penyuluh memberikan materi keagamaan yang menitikberatkan pada pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai langkah awal untuk perubahan diri. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta yang merupakan warga binaan LRPPN Medan.
Heriansyah Harahap dalam penyampaiannya menekankan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. “Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri. Selama kita mau berusaha dan mendekatkan diri kepada Allah, pintu taubat itu selalu terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, Nurlely menyampaikan pentingnya menjaga konsistensi dalam beribadah sebagai bekal utama dalam proses pemulihan. Ia mengajak para peserta untuk menjadikan ibadah sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. “Jika hati sudah dekat dengan Allah, maka ketenangan dan kekuatan untuk bangkit akan datang dengan sendirinya,” tuturnya.
Komala Dewi juga memberikan motivasi kepada para warga binaan agar tidak mudah putus asa dalam menjalani kehidupan. Ia mengingatkan bahwa setiap ujian yang dihadapi memiliki hikmah tersendiri. “Apa yang kita alami hari ini adalah bagian dari proses menuju pribadi yang lebih baik. Jangan pernah menyerah dengan keadaan,” ungkapnya.
Pihak LRPPN Medan menyambut baik kegiatan bimbingan rohani ini dan berharap dapat terus berlanjut secara rutin. Program seperti ini dinilai sangat membantu dalam memberikan penguatan mental dan spiritual bagi para warga binaan selama menjalani masa rehabilitasi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para warga binaan LRPPN Medan dapat mengambil hikmah serta menjadikan momen ini sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

