Penyuluh Agama Islam KUA Medan Baru Sampaikan Hikmah Kematian dalam Bimluh di M.T Amaniayah

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru, Syahmuda Nasution, S.Ag., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim Amaniayah yang berlokasi di Jalan Jamin Ginting Gang Rukun, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di rumah duka almarhum Bapak Subinarto Pegangin-angin bin Kerbo Pegangin-angin, sebagai bagian dari upaya memberikan penguatan spiritual kepada keluarga dan masyarakat sekitar yang tengah berduka.

Dalam penyuluhan tersebut, Syahmuda Nasution mengangkat tema “Jadikan Maut Sebagai Pengajaran”, yang mengajak jamaah untuk merenungi hakikat kehidupan dan kematian sebagai bagian dari ketentuan Allah SWT yang tidak dapat dihindari.

Beliau menyampaikan bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu menuju kehidupan yang kekal. Oleh karena itu, setiap manusia hendaknya menjadikan peristiwa kematian sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki amal ibadah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Momentum seperti ini hendaknya tidak hanya diisi dengan kesedihan, tetapi juga dengan kesadaran bahwa setiap kita akan menyusul. Maka persiapkan bekal terbaik berupa amal saleh,” ujarnya di hadapan jamaah.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh keluarga almarhum serta masyarakat sekitar. Selain penyampaian materi, acara juga diisi dengan doa bersama untuk almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta diberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Melalui kegiatan Bimluh ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjadikan setiap peristiwa kehidupan, termasuk kematian, sebagai pelajaran berharga dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *