Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyelenggara Hindu terus memperkuat pembinaan dan pelayanan keagamaan kepada umat Hindu di Kota Medan. Salah satu upaya tersebut dilaksanakan melalui kegiatan Pembinaan Umat Hindu di Shri Shivan Kuil, Rabu (19/8/2026), yang diwakili oleh staf Penyelenggara Hindu, Danraaz. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman umat terhadap ajaran agama sekaligus mendorong agar nilai-nilai Dharma dapat diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Selain itu, pembinaan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan membangun hubungan yang lebih dekat antara Kementerian Agama Kota Medan dengan umat Hindu.
Dalam pembinaan tersebut, Danraaz menyampaikan bahwa pemahaman agama hendaknya tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi perlu diwujudkan melalui pengamalan yang nyata dalam kehidupan. Menurutnya, ajaran dan nilai-nilai Dharma memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang baik, bertanggung jawab, serta mampu menjaga hubungan harmonis dengan sesama. Pengamalan Dharma juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan, sikap saling menghormati, dan kesediaan untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. “Pembinaan ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang kita pahami hendaknya dapat tercermin dalam sikap dan perbuatan,” ujar Danraaz.
Lebih lanjut, Danraaz mengajak umat Hindu untuk menjadikan nilai Dharma sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Menurutnya, kehidupan beragama tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga tercermin dalam cara seseorang memperlakukan sesama dan menjaga lingkungan di sekitarnya. Sikap jujur, bertanggung jawab, menghormati orang lain, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu keharmonisan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan. “Nilai Dharma akan semakin bermakna apabila hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun di tengah masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Danraaz juga menekankan pentingnya komunikasi dan pendampingan yang berkelanjutan antara pemerintah melalui Kementerian Agama dengan umat Hindu. Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan membantu pemerintah memahami kebutuhan umat sekaligus memastikan pembinaan keagamaan dapat dilaksanakan secara tepat dan memberikan manfaat. “Kami ingin terus membangun komunikasi yang baik dengan umat, sehingga pembinaan dan pelayanan keagamaan dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa Kementerian Agama Kota Medan terbuka terhadap masukan dan aspirasi umat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan.
Kegiatan pembinaan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan mendapat sambutan positif dari umat Hindu yang hadir di Shri Shivan Kuil. Para peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan keagamaan dan kehidupan sosial, sehingga nilai-nilai agama dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar. Umat juga didorong untuk terus menjaga kerukunan dengan masyarakat yang memiliki latar belakang agama dan budaya yang beragam. Menurut Danraaz, kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh umat beragama melalui sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.
Ia juga mengajak umat Hindu untuk terus berkontribusi dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis. Menurutnya, pengamalan nilai Dharma dapat diwujudkan melalui tindakan-tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi orang lain, seperti membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, membangun komunikasi yang baik, dan menghindari konflik. “Kami berharap umat Hindu terus berperan aktif menjaga kerukunan dan mengamalkan nilai-nilai Dharma, sehingga kehidupan bersama dapat berjalan dengan damai dan harmonis,” ungkap Danraaz. Ia menilai bahwa ketika nilai-nilai keagamaan diwujudkan dalam perilaku sosial, keberadaan umat akan memberikan kontribusi positif bagi terciptanya masyarakat yang rukun dan saling menghormati.
Pembinaan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menguatkan kesadaran umat bahwa kehidupan beragama memiliki hubungan erat dengan kehidupan sosial. Pemahaman yang baik terhadap ajaran agama diharapkan dapat melahirkan sikap yang bijaksana, toleran, peduli, dan bertanggung jawab dalam menjalani kehidupan bersama. Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyelenggara Hindu terus mendorong agar pembinaan keagamaan tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi mampu memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan umat secara nyata. Dengan demikian, pembinaan dapat menjadi sarana untuk memperkuat kualitas kehidupan beragama sekaligus mendukung terwujudnya kerukunan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan Pembinaan Umat Hindu di Shri Shivan Kuil, Kementerian Agama Kota Medan kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pendampingan keagamaan kepada seluruh umat. Penguatan pemahaman dan pengamalan nilai Dharma diharapkan mampu membentuk umat yang semakin teguh dalam menjalankan ajaran agama, peduli terhadap sesama, dan aktif menjaga keharmonisan lingkungan. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Kemenag Kota Medan dengan umat Hindu serta membuka ruang komunikasi yang semakin baik. Dengan pemahaman agama yang kuat dan pengamalan nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari, umat Hindu diharapkan terus menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat Kota Medan yang damai, harmonis, dan penuh toleransi.

