Medan (Humas) Kementerian Agama Kota Medan melalui Pengawas Pendidikan Agama Katolik melaksanakan visitasi dan monitoring pelaksanaan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di Singapore International School (SIS) Medan, Kamis (17/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di SIS Medan, Jalan Jamin Ginting Km 8, RW 5, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pembelajaran agama serta pembinaan karakter peserta didik.
Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dra. Sarmin Sihombing, M.Pd., menjelaskan bahwa Singapore International School merupakan sekolah plus yang menerapkan kurikulum internasional, yakni Singapore Curriculum dan Cambridge Curriculum. Meskipun menggunakan kurikulum internasional, pembentukan karakter peserta didik sebagai bagian penting dalam proses pendidikan tetap mendapat perhatian, termasuk melalui Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.
Sarmin menyampaikan bahwa Pendidikan Agama dan Budi Pekerti tetap diselenggarakan di SIS Medan sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran agama menyesuaikan dengan sistem pendidikan dan beban kurikulum yang diterapkan sekolah, sehingga dapat berjalan seiring dengan karakteristik kurikulum internasional yang digunakan.
“Visitasi ini penting untuk memastikan Pendidikan Agama Katolik tetap terlaksana dengan baik, sekaligus melihat secara langsung bagaimana pembinaan iman dan karakter peserta didik diterapkan dalam lingkungan sekolah yang menggunakan kurikulum internasional,” ujar Sarmin.
Dalam kegiatan tersebut, Sarmin juga mengamati proses pembelajaran dan aktivitas peserta didik serta berdialog dengan guru Pendidikan Agama Katolik, Sarma Sagala. Salah satu peserta didik, Darren Simamora, terlihat antusias mengikuti kegiatan pembelajaran melalui aktivitas mewarnai gambar di ruang belajarnya. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mendorong kreativitas dan keterlibatan aktif peserta didik dalam suasana belajar yang menyenangkan.

