Medan (Humas) – Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan bersama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan terus memperkuat koordinasi dalam mematangkan persiapan pelantikan pengurus LP3KD dan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Kota Medan. Persiapan tersebut dibahas melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan di Kantor LP3KD Kota Medan, Jalan Karya Mesjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Rabu (2/9/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai. Seluruh persiapan diarahkan agar rangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) dapat terlaksana secara tertib, lancar, dan sesuai dengan rencana.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh pengurus LP3KD dan Panitia Pesparani Kota Medan serta dipimpin oleh Ketua LP3KD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor. Pertemuan menjadi momentum untuk mengevaluasi kesiapan berbagai aspek, mulai dari teknis pelaksanaan, kepanitiaan, susunan acara, hingga koordinasi antarpihak yang terlibat. Melalui pembahasan bersama, setiap unsur yang terlibat diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga tidak terjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan.
Sekretaris LP3KD Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP, yang juga merupakan Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, turut aktif dalam pembahasan persiapan bersama Sekretaris Panitia Pesparani Kota Medan, Roni Antonius Sitanggang. Koordinasi tersebut membahas sejumlah kebutuhan yang perlu dipastikan sebelum pelantikan pengurus LP3KD dan pelaksanaan Pesparani digelar. Sinergi antara Penyelenggara Agama Katolik, LP3KD, dan panitia menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Dalam rapat tersebut turut hadir Marulam Nainggolan, Hamma Sitohang, Zetra Hail Saragih, Leonhard Hutagalung, Hekdi Sinaga, Rostrianita Sitepu, dan Dormatua Silaban. Mereka merupakan ASN penyuluh dan staf Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan yang turut mengambil bagian dalam mendukung persiapan dan pelaksanaan Pesparani Kota Medan. Kehadiran jajaran tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan yang tidak hanya berkaitan dengan seni dan kreativitas umat, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
Pinta Omastri Pandiangan mengatakan bahwa koordinasi secara intensif diperlukan agar seluruh unsur yang terlibat memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga oleh kekompakan, komunikasi, dan pembagian tugas yang jelas antarpihak. “Koordinasi yang solid menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Kita berharap pelantikan LP3KD dan Pesparani Kota Medan dapat terlaksana secara lancar sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan pelayanan kepada umat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pesparani memiliki nilai strategis dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan keterlibatan umat Katolik melalui seni budaya dan musik gerejani. Karena itu, pelaksanaan Pesparani diharapkan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang membangun persaudaraan dan semangat kebersamaan. “Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan ini dapat menghadirkan sukacita, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat untuk terus memberikan yang terbaik dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat,” tambahnya.
Ketua LP3KD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, bersama jajaran pengurus dan panitia terus memastikan berbagai kebutuhan kegiatan dipersiapkan secara matang. Koordinasi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama agar pelantikan pengurus LP3KD dan Pesparani Kota Medan dapat berlangsung sesuai jadwal serta memberikan pengalaman yang baik bagi seluruh peserta dan umat yang hadir. Sinergi lintas unsur juga menjadi kekuatan penting dalam memastikan kegiatan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan umat Katolik di Kota Medan.
Dengan semakin matangnya persiapan, Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan bersama LP3KD dan Panitia Pesparani Kota Medan optimistis seluruh rangkaian kegiatan pada Sabtu (5/9/2026) dapat terlaksana dengan baik. Selain menjadi wadah pengembangan potensi dan kreativitas umat Katolik, Pesparani diharapkan mampu memperkuat persaudaraan, kebersamaan, serta semangat toleransi dalam kehidupan masyarakat. Melalui koordinasi dan kerja sama yang terus dibangun, kegiatan tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya kehidupan umat beragama yang harmonis dan penuh semangat kebersamaan di Kota Medan.

