Penyuluh Agama Islam KUA Medan Gelar BIMLUH Fiqih Kurban di MT Annisa

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan kembali melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (BIMLUH) di Majelis Taklim (MT) Annisa. Kegiatan ini berlangsung di masjid yang berlokasi di Jalan M. Nawi Harahap (Seksama), dengan tuan rumah Ibu Nur Asiah, pada Kamis (23/04/2026).

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua MT Annisa, Ibu Rusni Purba, yang mengajak seluruh jamaah, khususnya kaum ibu, untuk terus semangat dalam menuntut ilmu agama. Ia menekankan pentingnya menyimak setiap materi yang disampaikan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

“Majelis taklim ini menjadi wadah bagi kita untuk menambah ilmu dan memperkuat keimanan. Mari kita ikuti setiap kajian dengan sungguh-sungguh agar dapat diamalkan,” ujarnya.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Ustaz Khoiruz Zaman, S.H.I., yang mengangkat tema fiqih kurban. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa ibadah kurban merupakan amalan sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu.

“Ibadah kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT serta meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” jelasnya.

Ia juga menguraikan syarat hewan kurban yang sehat dan telah memenuhi usia sesuai ketentuan syariat, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kehalalan dalam proses penyembelihan.

“Pastikan hewan kurban memenuhi syarat dan proses penyembelihannya dilakukan dengan benar agar ibadah kita sah dan bernilai di sisi Allah SWT,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan baik, benar, dan penuh keikhlasan. Selain itu, semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada kaum dhuafa, juga diharapkan semakin meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha.

PAI KUA Kecamatan Medan turut mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat iman dan ketakwaan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para jamaah, kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan serta dokumentasi kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *