Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, memberikan bimbingan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Hasfi dengan mengangkat tema “Menyiapkan Generasi Qurani” pada hari Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut bertujuan membangun kesadaran para orang tua dan jamaah akan pentingnya membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Heriansyah Harahap menjelaskan bahwa generasi Qurani adalah generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Menurutnya, pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga dimulai dari keluarga melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, serta pendidikan agama yang berkesinambungan sejak usia dini.
Heriansyah Harahap menegaskan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak. Ia mengajak seluruh jamaah untuk membiasakan membaca Al-Qur’an di rumah, mengajarkan nilai-nilai kejujuran, kasih sayang, dan tanggung jawab sebagai bagian dari implementasi ajaran Al-Qur’an. “Menyiapkan generasi Qurani dimulai dari rumah. Ketika anak dibiasakan mencintai Al-Qur’an, menjaga salat, dan melihat keteladanan orang tuanya, insya Allah mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Heriansyah Harahap.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan perkembangan teknologi dan media digital menuntut orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak-anak. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan berdakwah, bukan menjadi penyebab lunturnya nilai-nilai keislaman. “Jangan biarkan anak-anak lebih akrab dengan gawai daripada dengan Al-Qur’an. Jadikan rumah sebagai tempat yang hidup dengan tilawah, doa, dan pembiasaan ibadah agar lahir generasi yang kuat iman dan akhlaknya,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, para jamaah MT Hasfi mengikuti materi dengan penuh perhatian dan antusias. Sesi diskusi berlangsung interaktif, di mana para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai pola pengasuhan Islami, cara menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an, serta upaya membangun komunikasi yang baik dalam keluarga di tengah perkembangan zaman.
Melalui kegiatan bimbingan ini, Heriansyah Harahap berharap para jamaah dapat menjadi pelopor dalam membentuk keluarga yang Qurani dan melahirkan generasi yang memiliki keimanan yang kuat, kecintaan kepada Al-Qur’an, serta akhlak yang mulia. Ia menegaskan bahwa generasi Qurani merupakan investasi terbaik bagi keluarga, agama, bangsa, dan negara, sehingga pembinaannya harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi antara keluarga, masyarakat, dan lembaga keagamaan.

