Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Berikan Bimbingan Tentang Rukun Salat di Pengajian PERTUNI

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama di Pengajian Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Kota Medan, Rabu (7/5/2026). Kegiatan tersebut diisi oleh penyuluh agama Islam Heriansyah Harahap bersama Nurlely dan Komala Dewi dengan mengangkat tema “Memahami dan Menjaga Rukun Salat”.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diikuti oleh anggota pengajian PERTUNI dengan antusias. Para peserta tampak serius menyimak materi yang disampaikan, terutama terkait pentingnya memahami rukun salat sebagai bagian utama dalam ibadah yang wajib diketahui setiap Muslim. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab agar peserta lebih memahami tata cara salat yang benar.

Dalam penyampaiannya, Heriansyah Harahap menjelaskan bahwa rukun salat merupakan bagian pokok yang tidak boleh ditinggalkan dalam pelaksanaan salat. Ia menerangkan satu per satu rukun salat mulai dari niat, takbiratul ihram, berdiri bagi yang mampu, membaca Al-Fatihah, rukuk, sujud hingga salam secara berurutan. “Salat adalah tiang agama, maka memahami rukun-rukunnya menjadi kewajiban agar ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.

Nurlely dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga kekhusyukan dalam salat. Menurutnya, selain gerakan dan bacaan yang benar, hati yang hadir saat salat menjadi faktor penting dalam membentuk kualitas ibadah seseorang. “Ketika salat dilakukan dengan benar dan penuh kekhusyukan, maka salat akan menjadi penolong dalam kehidupan dan mencegah perbuatan yang tidak baik,” katanya.

Sementara itu, Komala Dewi memberikan motivasi kepada peserta pengajian agar terus semangat belajar agama meskipun memiliki keterbatasan penglihatan. Ia mengapresiasi semangat anggota PERTUNI yang tetap aktif mengikuti pengajian dan memperdalam ilmu agama. “Keterbatasan bukan penghalang untuk mendekatkan diri kepada Allah. Semangat bapak dan ibu sekalian menjadi contoh yang sangat baik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ketua pengajian PERTUNI menyampaikan rasa terima kasih kepada para penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah yang rutin memberikan bimbingan keagamaan kepada anggota mereka. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu peserta dalam meningkatkan pemahaman agama dan memberikan semangat spiritual dalam kehidupan sehari-hari. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran para penyuluh yang selalu sabar membimbing dan memberikan ilmu agama kepada kami,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Medan Petisah berharap masyarakat, termasuk komunitas disabilitas, dapat terus memperoleh pembinaan dan pelayanan keagamaan yang baik. Para penyuluh agama juga berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan edukasi dan penguatan nilai-nilai keislaman demi terciptanya kehidupan yang religius dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *