Perkuat Ekoteologi, 6 CPNS Kemenag Medan Tanam Pohon Jelang Pengangkatan 100 Persen

Medan (Humas) – Menjelang pelantikan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024, sebanyak enam orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Medan melakukan aksi penanaman pohon pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan konsep ekoteologi serta tindak lanjut atas instruksi Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Nomor 020383/B.II/KP.00.3/04/2026.

Keenam CPNS tersebut terdiri dari berbagai formasi jabatan, yakni Statistisi Ahli Pertama, Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama, Penyuluh Agama Buddha Ahli Pertama, Penghulu Ahli Pertama, serta dua orang Pranata Keuangan APBN Terampil. Selain menanam satu bibit pohon baru di lingkungan kerja, mereka juga diwajibkan menyampaikan dokumentasi perkembangan pohon yang telah ditanam pada masa awal pengabdian.

Dalam kesempatan tersebut, para CPNS juga menyampaikan refleksi dan pandangan mereka terkait makna kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari penguatan ekoteologi. Rizki Hannum, CPNS formasi Statistisi Ahli Pertama, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan wujud nyata kepedulian aparatur sipil terhadap lingkungan.

“Melalui penanaman pohon ini, kami ingin menunjukkan bahwa sebagai abdi negara, tanggung jawab kami tidak hanya pada data dan angka, tetapi juga pada keberlangsungan alam. Ini adalah simbol pertumbuhan karir kami yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Rizki.

Sementara itu, dalam perspektif keagamaan, nilai-nilai ekoteologi juga menjadi landasan penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Senada dengan hal tersebut, Ari Suryana selaku CPNS Penyuluh Agama Buddha Ahli Pertama, menekankan pentingnya aspek ekoteologi dalam kegiatan ini. Menurutnya, merawat alam adalah bagian integral dari nilai-nilai spiritual.

“Dalam pandangan ekoteologi, menjaga kelestarian bumi adalah bentuk ibadah dan penghormatan kepada Sang Pencipta. Penanaman pohon ini merupakan komitmen kami untuk menebar kebajikan dan memastikan bahwa kehadiran Kemenag benar-benar berdampak positif bagi ekosistem di sekitar satuan kerja kami,” jelas Ari.

Sebagai tindak lanjut dari instruksi pusat, kegiatan penanaman pohon tersebut juga didokumentasikan dan dipublikasikan melalui media sosial sebagai bentuk transparansi dan kampanye kepedulian lingkungan. Dokumentasi berupa video diunggah pada platform Instagram dan TikTok dengan menyertakan tagar #pengangkatanpns100%, #astaprotas, dan #kemenagberdampak. Seluruh CPNS diinstruksikan untuk menyelesaikan unggahan tersebut paling lambat pada 07 Mei 2026 sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju pelantikan resmi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *