Medan (Humas) — Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dilaksanakan di Sekolah Al Washliyah Kampung Baru dengan melibatkan para siswa/i sebagai bagian dari upaya pembinaan mental, akhlak, dan karakter generasi muda. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun peserta.
Pelaksanaan BRUS ini bertujuan memberikan pembinaan kepada remaja usia sekolah agar memiliki akhlakul karimah, disiplin, serta mampu menghadapi tantangan pergaulan dan perkembangan teknologi di era modern. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang akhlak remaja, bahaya pergaulan bebas, bijak menggunakan media sosial, serta pentingnya menjaga ibadah dan semangat belajar.
Disampaikan bahwa remaja merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan dengan ilmu pengetahuan, keimanan, dan karakter yang baik. Oleh karena itu, melalui kegiatan BRUS diharapkan para siswa mampu menjadi pelajar yang berprestasi, beradab, dan memiliki kepedulian sosial.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Fauzani Masruri menegaskan pentingnya pembinaan remaja melalui pendekatan yang edukatif dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan karakter generasi muda. “Melalui kegiatan BRUS ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia kepada para remaja sejak dini. Dengan bekal tersebut, diharapkan mereka mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ujarnya.
Sementara itu, Nur Aisiah HRP juga menekankan bahwa peran penyuluh sangat penting dalam memberikan pendampingan kepada remaja agar tetap berada pada jalur yang positif di tengah tantangan zaman.
“Remaja saat ini menghadapi banyak tantangan, terutama dari perkembangan teknologi dan pergaulan. Melalui kegiatan seperti BRUS ini, kami berupaya memberikan pemahaman agar mereka mampu menyaring pengaruh negatif dan tetap berpegang pada nilai-nilai agama,” ungkapnya.
Pihak Sekolah Al Washliyah Kampung Baru turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan tersebut karena dinilai sangat bermanfaat dalam membina perilaku positif para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta pemberian motivasi kepada para peserta. Suasana kegiatan terlihat penuh semangat dan diakhiri dengan doa bersama.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara penyuluh agama Kecamatan Medan Maimun dan Polonia (MANIA), yang turut berperan aktif dalam pelaksanaan pembinaan. Adapun penyuluh yang terlibat antara lain Nur Aisiah HRP, S.Ag., M.H., Nur Asiah Yusuf, S.Ag., M.Si., Taufik, S.H.I., Dahri Pohan, S.Ag., Lita Maisyarah Desi, S.E.I., M.M., Fauzani Masruri, S.E.I., Gunawan Bakti, S.Ag., M. Iqbal, S.Ag., M.H., serta Wan Fajar, S.Ag.
Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) ini diharapkan lahir generasi muda yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.

