Medan (Humas) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak, spiritualitas, dan karakter kebangsaan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Khutbatul Wada’ dan Wisuda Santri-Santriwati Angkatan ke-34 Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan yang berlangsung di Aula PPMDH TPI, Jalan Pelajar No. 44, Kecamatan Medan Kota, Rabu (6/5/2026).
Menurut Yose Rizal, pesantren hingga hari ini tetap menjadi lembaga pendidikan Islam yang mampu menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan, pendidikan karakter, dan pembinaan moral generasi muda di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Pesantren harus menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, disiplin, serta memiliki semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri angkatan ke-34 yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik, bahkan banyak di antaranya diterima di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta melalui jalur prestasi.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bersama. Keberhasilan para santri membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang berprestasi dan siap bersaing tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yose Rizal menekankan bahwa keberhasilan pendidikan pesantren tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan santri menjaga adab, etika, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu tanpa akhlak akan kehilangan makna. Karena itu, pesantren memiliki tugas besar dalam menanamkan nilai-nilai adab, tanggung jawab, dan moderasi beragama kepada para santri,” katanya.
Ia juga berpesan kepada para wisudawan agar terus menjaga nama baik almamater serta menjadikan ilmu yang diperoleh selama di pesantren sebagai bekal untuk memberikan manfaat di tengah masyarakat.
“Wisuda bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal pengabdian yang sesungguhnya. Jadilah generasi yang membawa manfaat, menjaga persatuan, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya.
Kegiatan wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru, diwarnai rasa syukur dari para santri, orang tua, dan dewan guru atas keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan. Melalui momentum tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Medan berharap pesantren terus menjadi pusat lahirnya generasi muda yang religius, moderat, cerdas, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.

