Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Zetra Hail Saragih, mendampingi umat Lingkungan St. Maria Ratu Rosario, Paroki Santa Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda Katedral Medan, dalam kegiatan Ibadat dan Fokus Konsultasi Sinodal pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di rumah keluarga Gunawan, Jalan Cempaka No. 52, Medan, ini menjadi kesempatan bagi umat untuk memperdalam iman, membangun kebersamaan, serta merefleksikan perjalanan hidup menggereja melalui dialog dan sharing bersama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Fokus Konsultasi Sinodal Tim Sinodal Paroki Santa Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda, Katedral Keuskupan Agung Medan. Fokus yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah Fokus IV: “Kembali ke Yerusalem”, yang mengajak umat untuk merenungkan kembali perjalanan iman, memperkuat persekutuan, serta meneguhkan komitmen untuk terus berjalan bersama dalam kehidupan Gereja.
Dalam kegiatan tersebut, Zetra Hail Saragih bertugas sebagai fasilitator yang memimpin jalannya sharing dan dialog, sedangkan Gunawan bertugas sebagai notulen yang mencatat refleksi serta hasil pembicaraan umat. Melalui pendampingan ini, setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pengalaman iman, dan harapan bagi perkembangan kehidupan menggereja di lingkungan masing-masing.
Refleksi dalam Fokus IV ini berlandaskan Injil Lukas 24:33–35, yang mengisahkan perjalanan dua murid yang kembali ke Yerusalem dan membagikan pengalaman perjumpaan mereka dengan Tuhan. Sabda ini menjadi inspirasi bagi umat untuk terus membangun semangat persaudaraan, saling menguatkan, serta berani membagikan pengalaman iman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui permenungan Kitab Suci, umat diajak menyadari pentingnya kehadiran Kristus dalam perjalanan bersama sebagai satu komunitas beriman.
Zetra Hail Saragih menyampaikan bahwa Fokus Konsultasi Sinodal merupakan ruang yang penting bagi umat untuk saling mendengarkan, berbagi pengalaman, dan bertumbuh bersama dalam iman. “Melalui semangat sinodalitas, kita diajak untuk berjalan bersama, saling mendengarkan dengan hati terbuka, serta menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, iman tidak hanya dihayati secara pribadi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian dan pelayanan kepada sesama,” ungkap Zetra.
Melalui kegiatan ini, diharapkan umat Lingkungan St. Maria Ratu Rosario semakin mempererat persaudaraan, meningkatkan keterlibatan dalam kehidupan Gereja, serta menghidupi semangat sinodalitas dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Fokus Konsultasi Sinodal bertema “Kembali ke Yerusalem” menjadi momentum untuk memperbarui semangat iman dan perutusan, sehingga umat semakin siap menjadi saksi kasih Kristus serta berkontribusi positif bagi kehidupan Gereja dan masyarakat di Kota Medan.

