Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal Dukung Keberhasilan Kontingen LP3KD Kota Medan

Medan (Humas) — Kontingen Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan berhasil meraih sejumlah prestasi dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik III Sumatera Utara yang berlangsung pada Jumat, 23 Oktober, hingga Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Catholic Center PPU Keuskupan Agung Medan, Desa Karangsari, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar. Dalam kegiatan tersebut, Roni Antonius Sitanggang, Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal, turut hadir mendampingi kontingen Kota Medan sekaligus menyaksikan keberhasilan yang diraih dalam berbagai kategori perlombaan.

Pesparani Katolik III Sumatera Utara tahun 2026 diikuti oleh 15 kontingen kabupaten dan kota dari seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara. Ajang ini menjadi wadah bagi umat Katolik untuk mengembangkan bakat, meningkatkan pemahaman iman, serta memperkuat persaudaraan melalui seni dan kegiatan rohani. Adapun kategori yang diperlombakan meliputi Bertutur Kitab Suci, Cerdas Cermat Rohani Anak, Cerdas Cermat Rohani Remaja, Mazmur Anak, Mazmur Remaja, Mazmur Orang Muda, Mazmur Dewasa, dan Paduan Suara Dewasa Campuran.

Dalam kompetisi tersebut, kontingen LP3KD Kota Medan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I Cerdas Cermat Rohani Anak, Juara I Cerdas Cermat Rohani Remaja, Juara III Mazmur Orang Muda, serta Juara I Paduan Suara Dewasa Campuran. Pencapaian ini merupakan hasil dari persiapan, latihan, kerja sama, dan komitmen para peserta serta dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan kontingen. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan semangat umat Katolik Kota Medan dalam mengembangkan pengetahuan iman dan talenta di bidang liturgi.

Ketua LP3KD Kota Medan sekaligus Anggota DPRD Kota Medan, Antonius D. Tumanggor, S.S., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran untuk mengikuti Pesparani Katolik III Sumatera Utara. Ia menghargai kerja keras dan dedikasi para peserta yang telah membawa nama Kota Medan dalam ajang tersebut. Apresiasi juga disampaikan atas keterlibatan para Penyuluh Agama Katolik, baik sebagai peserta maupun pendamping kontingen, yang turut memberikan kontribusi dalam menyukseskan keikutsertaan LP3KD Kota Medan.

Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas prestasi yang diraih kontingen LP3KD Kota Medan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan, pendampingan, latihan, serta dukungan berbagai pihak, termasuk peran Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal.
“Selamat dan sukses atas prestasi yang telah diraih kontingen LP3KD Kota Medan dalam Pesparani Katolik III Sumatera Utara. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meraih masa depan yang sukses dan berprestasi, sekaligus meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Prestasi ini juga diharapkan menjadi semangat bagi para penyuluh agama untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan umat,” ujar Agus Salim.

Roni Antonius Sitanggang sebagai Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal turut bersukacita atas pencapaian kontingen LP3KD Kota Medan. Keikutsertaan dalam Pesparani tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat iman, membangun persaudaraan, dan mengembangkan talenta sebagai bentuk pelayanan kepada Gereja. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat melayani diharapkan semakin tumbuh dalam diri setiap peserta serta menjadi inspirasi bagi umat Katolik lainnya.

Para peraih Juara I dalam kategori lomba yang ditetapkan akan memperoleh kesempatan mewakili Sumatera Utara pada Pesparani Nasional yang direncanakan berlangsung pada November 2027. Prestasi yang diraih kontingen LP3KD Kota Medan diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat nasional. Keberhasilan ini juga diharapkan mendorong pengembangan pembinaan iman, musik liturgi, dan pengetahuan rohani secara berkelanjutan.
Kesimpulan
Keberhasilan kontingen LP3KD Kota Medan dalam Pesparani Katolik III Sumatera Utara merupakan buah dari kerja keras, pembinaan, kebersamaan, dan dukungan berbagai pihak. Apresiasi dari Kepala KUA Medan Sunggal menjadi penyemangat bagi para peserta dan penyuluh agama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan umat. Diharapkan, prestasi ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi Kota Medan, tetapi juga semakin memperkuat iman, persaudaraan, rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan semangat meraih prestasi pada tingkat nasional.(RAS/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *